Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Nanas di Padang Naik hingga 50 Persen Akibat Kemarau Panjang

Fadli Zikri • Senin, 3 November 2025 | 20:08 WIB

Pedagang nanas di Jalan Raya Lubuk Minturun, Pasar Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. (Foto: Fadli Zikri/Padeks)
Pedagang nanas di Jalan Raya Lubuk Minturun, Pasar Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. (Foto: Fadli Zikri/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Harga buah nanas di Kota Padang mengalami kenaikan signifikan dalam tiga bulan terakhir akibat menurunnya pasokan dari petani. Kondisi ini dipicu oleh musim kemarau panjang yang berdampak pada hasil panen.

Salah satu pedagang nanas di Jalan Raya Lubuk Minturun, Pasar Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Nofrizal (36), mengatakan harga nanas kecil kini naik dari Rp5.000 menjadi Rp7.000 per buah.

Nanas ukuran sedang naik dari Rp7.000 menjadi Rp10.000, sementara nanas besar naik dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per buah.

“Kalau pembelian grosir harganya lebih rendah, tergantung ukuran dan jumlah pembelian,” ujar Nofrizal saat ditemui, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi karena stok nanas dari petani di Dumai, Duri, dan Siak berkurang drastis akibat kekeringan.

“Kalau musim hujan, harga biasanya turun karena buah banyak,” katanya.

Menurut Nofrizal, pasokan buah-buahan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Ketika kemarau panjang, sebagian besar jenis buah mengalami penurunan produksi.

Ia berharap pasokan segera stabil agar harga bisa kembali normal. “Yang penting pasokan lancar, pembeli senang, pedagang juga tidak rugi,” tutupnya. (Cr6)

Editor : Hendra Efison
#pedagang buah Lubuk Minturun #musim kemarau Sumatera Barat #harga nanas Padang #pasokan nanas menurun