Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Usaha Pandai Emas Keluarga Zainuddin Bertahan Sejak 1950-an di Padang Teater Pasar Raya Padang

Mengki Kurniawan • Jumat, 14 November 2025 | 21:48 WIB

Usaha pandai emas keluarga Zainuddin bertahan sejak 1950-an di Pasar Raya Padang, tetap dipercaya pelanggan se-Sumbar meski tantangan usaha makin besar. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks).
Usaha pandai emas keluarga Zainuddin bertahan sejak 1950-an di Pasar Raya Padang, tetap dipercaya pelanggan se-Sumbar meski tantangan usaha makin besar. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks).
PADEK.JAWAPOS.COM—Di kawasan Padang Teater Pasar Raya Padang, sebuah usaha kerajinan emas tetap bertahan lebih dari tujuh dekade.

Usaha pandai emas milik keluarga Bgd. Zainuddin ini berdiri sejak 1950-an dan menjadi salah satu usaha tertua di pusat perdagangan tersebut.

Kini, usaha turun-temurun itu dikelola oleh Rizal (51), anak dari almarhum Zainuddin. Rizal mulai mempelajari kerajinan emas sejak usia 18 tahun dan memutuskan melanjutkan usaha keluarga setelah sempat mencoba profesi lain.

“Saya pernah coba usaha lain, tapi ndak betah. Akhirnya kembali ke sini, meneruskan warisan orang tua,” ujar Rizal pada Kamis (13/11/2025).

Toko yang beroperasi setiap hari pukul 09.00–18.00 WIB ini melayani pelanggan dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Pesanan yang paling banyak dikerjakan adalah cincin batu permata dengan desain spesifik sesuai kebutuhan pelanggan. Batu yang digunakan berasal dari berbagai daerah, termasuk Pesisir Selatan.

Dalam sehari, Rizal dapat menyelesaikan satu cincin, tergantung tingkat kerumitan desain. Harga pembuatan ditentukan dari bahan yang digunakan, motif, serta jenis batu yang disematkan.

Selama ini, strategi pemasaran dilakukan melalui rekomendasi pelanggan, membuat basis pelanggan setia tetap terjaga.

Meski demikian, Rizal mengaku menghadapi tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatannya kini berkisar di atas Rp10 juta per bulan, namun tidak setinggi sebelum tahun 2014.

Selain itu, sebagian peralatan yang digunakan sudah berusia tua dan membutuhkan pembaruan agar kualitas produksi tetap terjaga.

Dengan konsistensi dan loyalitas pelanggan, Rizal berharap usaha pandai emas keluarga Zainuddin dapat terus bertahan dan berkembang sebagai bagian dari sejarah kerajinan emas di Padang Teater Pasar Raya Padang.(CR3)

Editor : Hendra Efison
#pandai emas Padang #kerajinan emas Sumbar #pasar raya padang #Padang Teater Pasar Raya Padang #usaha legendaris