Keputusan ini diumumkan menyusul besarnya dampak bencana yang menyebabkan ratusan korban jiwa serta ribuan warga kehilangan tempat tinggal.
General Manager Mercure Padang, Ferry Yudhi Iswoyo, menyatakan bahwa pembatalan acara bertajuk “The Jewels Archipelago” tersebut merupakan keputusan berbasis kemanusiaan.
Ia menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi yang terjadi dan menegaskan bahwa prioritas pihak hotel adalah keselamatan, kenyamanan, serta kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
“Sebagai bagian dari Accor Group, kami merasa prihatin dan berduka atas musibah yang menyebabkan banyak saudara kita meninggal dunia, hilang, dan kehilangan tempat tinggal,” kata Ferry di Hotel Mercure Padang, Jalan Purus IV No. 8, Kota Padang.
Manajemen menilai penyelenggaraan pesta malam tahun baru di tengah masa tanggap darurat tidak selaras dengan semangat solidaritas.
Hotel memilih fokus mendukung proses pemulihan dan upaya bantuan bagi masyarakat terdampak.
Terkait tamu yang telah memesan paket perayaan “The Jewels Archipelago”, Mercure Padang memastikan layanan penyesuaian reservasi disiapkan tanpa hambatan.
Tim reservasi hotel akan menghubungi tamu secara bertahap untuk memfasilitasi perubahan atau opsi lain yang tersedia.
“Kami berkomitmen membantu proses penyesuaian reservasi dengan mudah dan cepat. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul,” ujar Ferry.
Manajemen Mercure Padang turut menyampaikan doa bagi para korban serta harapan agar proses evakuasi dan pemulihan infrastruktur dapat berjalan lancar sehingga wilayah terdampak segera pulih.(*)
Editor : Hendra Efison