Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BEI Catat Lonjakan Investor Pasar Modal Sumbar, Tembus 275.772

Heri Sugiarto • Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:39 WIB

Kantor BEI Sumbar catat kenaikan 80.023 SID investor sepanjang 2025. (Foto ilustrasi: Dok: Jawapos)
Kantor BEI Sumbar catat kenaikan 80.023 SID investor sepanjang 2025. (Foto ilustrasi: Dok: Jawapos)
PADEK.JAWAPOS.COM-Jumlah investor pasar modal yang memiliki KTP Sumbar mencapai 275.772 orang per 30 Desember 2025, meningkat 80.023 Single Investor Identification (SID) sepanjang 2025.

"Kenaikan ini menunjukkan pertumbuhan minat masyarakat Sumatera Barat terhadap investasi pasar modal," ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Barat, Early Saputra, Sabtu (10/1/2026).

Untuk total nilai transaksinya, Early menyebut datanya masih menanti informasi dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). 

Selama 2025, kata Early, BEI Sumbar fokus meningkatkan literasi pasar modal melalui berbagai kegiatan edukasi.

KP BEI Sumbar menyelenggarakan 344 kegiatan edukasi, sementara Galeri Investasi BEI di Sumbar menyelenggarakan 3.974 kegiatan.

Kegiatan edukasi tersebut mencakup Seminar, Kuliah Umum, Webinar, Instagram Live, hingga konten media sosial.

Dari seluruh kegiatan, tercatat 29.483 peserta Sekolah Pasar Modal (SPM) dan 1.622.161 peserta non-SPM, menunjukkan tingginya minat masyarakat belajar tentang pasar modal.

Program Duta Pasar Modal Tarik Minat Mahasiswa

Selain edukasi publik, minat mahasiswa untuk aktif menyosialisasikan pasar modal juga meningkat.

Saat ini terdapat 97 mahasiswa yang menjalani program Edukasi Duta Pasar Modal, yang dilatih dalam pengetahuan dasar pasar modal, kepemimpinan, dan penggunaan media sosial.

“Program ini diharapkan menghasilkan mahasiswa yang kompeten dan mampu berbagi pengetahuan pasar modal kepada masyarakat,” kata Early Saputra.

Selain 97 mahasiswa tersebut, 114 mahasiswa DPM lainnya secara aktif belajar dan membagikan informasi pasar modal melalui konten media sosial maupun acara tatap muka.

Program DPM diharapkan menjadi saringan awal peminatan karir di industri keuangan dan mengubah persepsi masyarakat bahwa dunia keuangan tidak lagi eksklusif atau rumit.

Baca Juga: BPJPH Alokasikan 32.601 Sertifikat Halal Gratis untuk UMK Sumbar, Rampung Oktober 2026

Masa Depan Literasi Keuangan

Early Saputra menekankan, edukasi pasar modal yang terus digalakkan bertujuan agar keuangan tidak lagi menjadi hal tabu. Masyarakat diharapkan bisa memahami investasi dengan cara yang menarik dan mudah diakses.

“Dengan adanya kegiatan edukasi dan Duta Pasar Modal, kami berharap minat investasi dan literasi keuangan masyarakat Sumbar terus meningkat di masa mendatang,” ujarnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Early Saputra #literasi keuangan Sumbar #investor pasar modal sumbar #edukasi pasar modal #sekolah pasar modal #BEI Sumatera Barat