Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPRS Jam Gadang (Perseroda): Pembiayaan Tumbuh 11,37 Persen, Laba Tumbuh 17,94 Persen

Two Efly • Senin, 26 Januari 2026 | 06:00 WIB

 

Dewi Fitria (Direktur), Ramlan Nurmatias (Wali Kota Bukittinggi) dan Feri Irawan (Direktur Utama).
Dewi Fitria (Direktur), Ramlan Nurmatias (Wali Kota Bukittinggi) dan Feri Irawan (Direktur Utama).
Makroekonomi Sumatera Barat boleh saja berat pada tahun 2025. Namun, kinerja PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) masih mampu mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik.

Total aset tercapai Rp136,04 miliar, pembiayaan Rp103,76 miliar, pendanaan Rp79,34 miliar, serta laba bersih usaha setelah pajak sebesar Rp2,54 miliar atau tumbuh 17,43 persen secara year on year (yoy).

Laporan: Two Efly, Bukittinggi

Di saat sebagian besar industri keuangan mengalami turbulensi usaha, PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) justru masih mampu menorehkan kinerja positif di tahun 2025.

Seluruh indikator usaha menunjukkan pertumbuhan yang bagus. Tidak hanya dari sisi kuantitas aset yang terus membesar, kualitas aset dan usaha pun kian membaik.

“Alhamdulillah, berkat dukungan seluruh stakeholder, kinerja PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) tahun 2025 masih mampu tumbuh dengan baik. Seluruh indikator kinerja yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2025 berhasil kami lewati dan bahkan melampaui target. Total aset tercapai Rp136,04 miliar, pembiayaan Rp103,76 miliar, pendanaan Rp79,34 miliar, dan laba bersih usaha setelah pajak sebesar Rp2,54 miliar atau tumbuh 17,43 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPRS Jam Gadang, Feri Irawan, S.E., M.E., didampingi Direktur Dewi Fitria, S.E., kepada Padang Ekspres, Minggu (25/1/2026).

Menurut Feri Irawan, pertumbuhan kinerja PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) tidak terlepas dari kerja keras tim serta dukungan kuat para stakeholder.

Selain itu, rencana kerja (Rencana Bisnis Bank) yang disusun pada tahun 2025 dapat berjalan dengan baik. Inilah yang membuat kinerja tetap bertumbuh dan laba meningkat di atas dua digit.

Aset dan Pendanaan

Berdasarkan laporan keuangan publikasi PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp136,04 miliar. Capaian ini tumbuh 9,62 persen secara year on year.

Membaiknya kinerja aset ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan dan pendanaan yang sama-sama menunjukkan tren positif.

Total pendanaan yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 tercatat sebesar Rp79,34 miliar atau tumbuh 14,54 persen secara year on year.

Dari dua produk dana yang dimiliki, keduanya sama-sama tumbuh positif. Tabungan Wadiah per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp54,96 miliar atau tumbuh 17,60 persen dibandingkan tahun 2024.

Sementara itu, Deposito Mudharabah tercapai Rp24,38 miliar atau tumbuh 8,20 persen secara year on year.

Pembiayaan dan Beban

Ketika sebagian besar industri keuangan mengalami pertumbuhan pembiayaan negatif (kredit), PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) justru menunjukkan kinerja sebaliknya.

Total pembiayaan yang disalurkan sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar Rp103,76 miliar atau tumbuh 11,37 persen secara year on year.

Pembiayaan tersebut terdistribusi ke beberapa produk, antara lain Pembiayaan Murabahah sebesar Rp38,07 miliar, Pembiayaan Multijasa Rp59,11 miliar, Pembiayaan Qardh Rp461 juta, Pembiayaan IMBT Rp416,67 juta, Pembiayaan Mudharabah Rp3,58 miliar, dan Pembiayaan Musyarakah Rp2,11 miliar.

“Dari beberapa produk pembiayaan yang kami miliki, pembiayaan multijasa menjadi yang pertumbuhannya paling besar. Secara year on year, pembiayaan multijasa tumbuh 17,05 persen,” jelas Feri.

Dari sisi beban, PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) pada tahun 2025 masih mampu melakukan pengendalian dengan baik. Hal ini terlihat dari pertumbuhan biaya yang berada jauh di bawah pertumbuhan pendapatan dan laba.

Total beban operasional yang ditanggung PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) tercatat sebesar Rp10,23 miliar atau tumbuh 10,84 persen secara year on year.

Pendapatan dan Laba

Berjalannya fungsi intermediasi PT BPRS Jam Gadang (Perseroda)—menghimpun dan menyalurkan dana—secara optimal sepanjang tahun 2025, serta pengelolaan usaha yang baik, berdampak positif terhadap pendapatan dan laba usaha.

Total pendapatan dari distribusi dana sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar Rp16,23 miliar. Pendapatan ini meningkat Rp1,39 miliar atau tumbuh 9,37 persen dibandingkan pendapatan distribusi dana tahun 2024.

Selain dari sisi kinerja, kualitas aktiva produktif PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) tahun 2025 juga menunjukkan perbaikan signifikan. Kualitas pembiayaan terus meningkat seiring menurunnya rasio Non Performing Financing (NPF).

Per 31 Desember 2025, NPF net tercatat sebesar 0,34 persen. Rasio biaya juga terjaga dengan baik, tercermin dari rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 82,22 persen.

Capaian BOPO ini tergolong baik, mengingat tahun 2025 merupakan tahun yang cukup menantang dari sisi likuiditas.

“Aset yang tumbuh, realisasi pembiayaan yang meningkat, serta kualitas aktiva yang membaik inilah yang berdampak positif terhadap laba. Laba bersih usaha setelah pajak tercapai Rp2,54 miliar atau tumbuh 17,43 persen secara year on year. Kenaikan laba ini juga dipastikan berdampak pada peningkatan dividen yield,” ungkap Feri Irawan.

Berdasarkan data Padang Ekspres, PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) merupakan salah satu BPR/BPRS dengan kinerja terbaik di Sumatera Barat. Selain menjadi Bank Perekonomian Rakyat dengan aset terbesar, BPRS Jam Gadang (Perseroda) juga mencatatkan margin terbaik di Sumbar.

Keberhasilan manajemen dalam menjalankan operasional membuat BPRS Jam Gadang (Perseroda) kerap dijadikan role model tata kelola usaha oleh sejumlah BPR/BPRS di Sumatera Barat dan regional Sumatera.

Berbagai penghargaan pun telah diraih, mulai dari The Excellent Performance Sharia Rural Banking Economic Bank 2025 dari Infobank, BPRS Bintang 5 pada Top BUMD Awards 2025 dari Top Business, dan Penghargaan TOP CEO BUMD Tahun 2025, hingga sejumlah penghargaan lainnya.

“Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Kota Bukittinggi yang terus mendukung PT BPRS Jam Gadang (Perseroda). Semoga pada tahun 2026 ini, PT BPRS Jam Gadang (Perseroda) kembali mampu mencatatkan lompatan kinerja,” tutup Feri Irawan. (***)

Editor : Hendra Efison
#laba BPRS Jam Gadang #pembiayaan syariah Sumatera Barat #kinerja BPRS 2025 #PT BPRS Jam Gadang