Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Peserta Akademi Jago Bangunan Akui Pelatihan Tambah Ilmu dan Bisa Langsung Diterapkan

Hendra Efison • Rabu, 4 Februari 2026 | 23:40 WIB

Peserta Akademi Jago Bangunan mengikuti pelatihan dan sertifikasi tukang bangunan yang digelar PT Semen Padang bersama SIG di Bengkulu.
Peserta Akademi Jago Bangunan mengikuti pelatihan dan sertifikasi tukang bangunan yang digelar PT Semen Padang bersama SIG di Bengkulu.
PADEK.JAWAPOS.COM—Akademi Jago Bangunan menitikberatkan pada peningkatan kompetensi teknis dan pemahaman standar kerja tukang bangunan.

Program yang digelar di Bengkulu ini sebagai upaya mendukung kualitas konstruksi melalui tenaga kerja yang terlatih dan tersertifikasi.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi serta sesi tanya jawab selama pelatihan berlangsung.

Salah seorang peserta, Roni Paslah, mengaku bangga dapat mengikuti Akademi Jago Bangunan karena memperoleh tambahan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru yang selama ini mungkin hanya berdasarkan pengalaman,” katanya, Minggu (1/2/2026).

Peserta lainnya, Romi Efendi, menilai kegiatan tersebut juga memberikan manfaat dalam memperluas jaringan antartukang bangunan di Bengkulu.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Semakin banyak berbagi ilmu, semakin besar peluang kita bersama-sama membangun Indonesia,” ujarnya.

Pelatihan dibuka Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah PT Semen Padang, Nanda Kurniawan. Narasumber kawakan pun dihadirkan ke acara, yakni dosen Universitas Mpu Tantular Jakarta, Edison Hatoguan Manurung.

“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin menghasilkan tukang yang berkualitas. Jika tukangnya berkualitas, maka bangunan yang dihasilkan juga akan berkualitas,” ujar Nanda.

Materi Teknis dan Standar Pekerjaan

Dalam sesi materi, Edison Hatoguan Manurung menekankan pentingnya ketepatan perbandingan material dalam proses pembuatan mortar untuk pasangan bata dan plesteran.

Menurut Edison, kesalahan komposisi material sering menjadi penyebab utama rendahnya kualitas hasil pekerjaan konstruksi di lapangan.

Baca Juga: Ruas Jalan Manggopoh–Padangluar Dipastikan Diperbaiki Februari 2026

“Untuk pekerjaan pasangan bata pada dinding biasa di atas permukaan tanah, perbandingan yang umum digunakan adalah satu zak semen dengan lima gerobak pasir,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi tertentu membutuhkan komposisi yang lebih kuat agar hasil pekerjaan lebih tahan lama.

“Untuk area yang membutuhkan kekuatan ekstra atau berada pada kondisi lembap dan basah, seperti bagian dalam tanah atau bak air, perbandingan yang disarankan adalah satu zak semen dengan empat gerobak pasir,” ujarnya. (*)

Editor : Hendra Efison
#Komunitas Jago Bangunan #Pelatihan tukang bangunan #Akademi Jago Bangunan Semen Padang #Sertifikasi tukang SIG