Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kinerja PT BPR Lengayang: Aset Rp102,79 Miliar, Laba Tumbuh 12,99 Persen, Dividen Yield 23,11 Persen

Two Efly • Kamis, 12 Februari 2026 | 06:00 WIB

Dari kiri ke kanan: Direktur Aflina, Komisaris Utama Syofian Sara, Direktur Utama M Fatsy Tanjung, Komisaris Agustafria.
Dari kiri ke kanan: Direktur Aflina, Komisaris Utama Syofian Sara, Direktur Utama M Fatsy Tanjung, Komisaris Agustafria.
Aset bertumbuh, laba meningkat, dan dividen yield terus bertambah. Itulah yang terlihat dari kinerja PT BPR Lengayang sepanjang tahun 2025. Total aset tercatat Rp102,79 miliar, realisasi kredit Rp76,51 miliar, dana pihak ketiga sebesar Rp70,98 miliar, serta laba bersih usaha Rp1,74 miliar atau tumbuh 12,99 persen secara year on year.

Laporan: Two Efly, Lengayang

Manajemen PT BPR Lengayang kembali menorehkan kinerja terbaik pada 2025. Seluruh indikator usaha bertumbuh dua digit, mulai dari total aset, realisasi kredit, dana pihak ketiga, hingga laba bersih usaha. Tidak hanya itu, besaran dividen yield yang dibukukan juga meningkat dibandingkan tahun 2024.

Alhamdulillah, tahun 2025 kami masih mampu menjaga pertumbuhan dua digit. Selain itu, dividen yield berhasil kami tingkatkan menjadi 23,11 persen. Per 31 Desember 2025, total aset tercatat Rp102,79 miliar, realisasi kredit Rp76,51 miliar, dana pihak ketiga Rp70,98 miliar, dan laba bersih usaha Rp1,74 miliar atau tumbuh 12,99 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPR Lengayang, M. Fatsy Tanjung, yang didampingi jajaran direksi dan Komisaris Utama Syofian Sara kepada Padang Ekspres.

Menurut Fatsy, konsistensi pertumbuhan dua digit tersebut tidak terlepas dari kerja keras tim dan dukungan maksimal para pemangku kepentingan (stakeholder).

Seluruh rencana kerja yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) mampu dijalankan dengan baik sehingga berdampak pada pencapaian kinerja 2025.

Aset dan Dana

Berdasarkan audit akhir tahun 2025, total aset PT BPR Lengayang tercatat Rp102,79 miliar. Capaian ini tumbuh 14,77 persen secara year on year dan melampaui target aset dalam RBB.

Peningkatan aset ditopang oleh kinerja kredit dan dana pihak ketiga yang sama-sama membaik. Total dana pihak ketiga sepanjang 2025 tercatat Rp70,98 miliar atau tumbuh 8,17 persen secara year on year.

Dari dua produk penghimpunan dana, keduanya mencatat pertumbuhan positif. Dana tabungan tercatat Rp33,27 miliar atau tumbuh 14,29 persen secara year on year, sedangkan dana deposito Rp37,71 miliar atau tumbuh 3,29 persen secara year on year.

“Pada 2025, kami lebih banyak memfokuskan pendanaan pada dana tabungan sebagai upaya menahan laju cost of fund. Hal ini terlihat dari relatif terkendalinya beban bunga sepanjang 2025,” ujar Fatsy.

Kredit dan Pendapatan

Sejalan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga, realisasi kredit PT BPR Lengayang pada 2025 juga meningkat. Total kredit yang disalurkan tercatat Rp76,51 miliar atau tumbuh 14,73 persen secara year on year.

Membaiknya kinerja kredit berdampak pada peningkatan pendapatan. Pendapatan bunga yang dibukukan pada 2025 mencapai Rp15,09 miliar atau tumbuh 23,03 persen secara year on year. Sementara itu, pendapatan lainnya tercatat Rp394 juta.

“Total pendapatan operasional yang kami bukukan selama 2025 mencapai Rp15,48 miliar atau tumbuh 21,61 persen secara year on year,” ucap Fatsy.

BOPO, Laba, dan Dividen Yield

Selain tumbuh secara agregat dua digit, PT BPR Lengayang juga meningkatkan kualitas aktiva produktif. Rasio kredit bermasalah mampu ditekan hingga 4,88 persen.

Efisiensi biaya juga terjaga, tercermin dari rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 84,89 persen.

“Aset yang bertumbuh, kredit yang meningkat, dan biaya yang terkendali berdampak pada kinerja laba. Laba bersih sebelum pajak tercatat Rp2,34 miliar dan laba bersih setelah pajak Rp1,74 miliar. Capaian laba ini tumbuh 12,99 persen dan melampaui target dalam RBB. Begitu pula dividen yield yang meningkat menjadi 23,11 persen atau melampaui target RBB,” jelas Fatsy.

Sementara itu, Komisaris Utama PT BPR Lengayang, Syofian Sara, menyatakan keberhasilan manajemen dalam mencatat kinerja positif dan pertumbuhan dua digit tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran.

“Sebagai perpanjangan tangan pemegang saham, kami senantiasa memberikan masukan dan evaluasi kepada direksi agar berjalan sesuai kesepakatan bersama. Alhamdulillah, pendampingan dan pengawasan yang baik bermuara pada pencapaian kinerja 2025. Kami berharap pada 2026 BPR Lengayang dapat berkinerja lebih baik lagi,” ujar Syofian.

Berdasarkan data yang dimiliki Padang Ekspres, BPR Lengayang merupakan salah satu BPR yang konsisten mencatat kinerja sangat baik dari tahun ke tahun. Selain terus meningkatkan aset, manajemen juga berhasil menumbuhkan laba secara berkelanjutan.

Capaian tersebut berbuah apresiasi dari berbagai pihak. BPR Lengayang tercatat meraih sejumlah penghargaan, antara lain Infobank Award, Golden Award Infobank, Top 100 The Best Finance, serta berbagai apresiasi lainnya.

“Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Semoga pada 2026 BPR Lengayang dapat tumbuh lebih baik lagi,” tutup Fatsy dan Syofian Sara. (***)

Editor : Hendra Efison
#Aset BPR Lengayang #Dividen yield BPR 2025 #Kinerja BPR Lengayang 2025 #Laba PT BPR Lengayang