Laporan: Two Efly, Pasaman Barat
Di tengah perlambatan ekonomi, PT BPR Swadaya Anak Nagari (SAN) masih mampu menorehkan pertumbuhan usaha dua digit. Seluruh indikator usaha bertumbuh positif, mulai dari aset, realisasi kredit, dana pihak ketiga, hingga pencapaian laba bersih usaha.
“Alhamdulillah, tahun 2025 kita masih mampu menorehkan pertumbuhan usaha dua digit. Total aset tercapai Rp58,11 miliar, realisasi kredit sebesar Rp30,80 miliar, Dana Pihak Ketiga Rp51,62 miliar, dan laba bersih usaha Rp539 juta atau tumbuh 15,66 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPR Swadaya Anak Nagari, Bambang Sumarkul, didampingi Direktur Juwarno, kepada Padang Ekspres, kemarin.
Menurut Bambang, tercapainya pertumbuhan usaha dua digit tidak terlepas dari berjalan baiknya rencana kerja bank yang telah dirumuskan bersama di awal tahun 2025. Sejumlah langkah strategis yang dicanangkan dapat direalisasikan dengan optimal. Selain itu, kerja keras tim turut melengkapi upaya melewati tahun 2025 yang penuh tantangan, sehingga bermuara pada pencapaian kinerja usaha yang positif.
Aset dan Dana
Dikutip dari laporan keuangan publikasi tahun 2025, total aset PT BPR Swadaya Anak Nagari tercatat sebesar Rp58,11 miliar. Capaian ini tumbuh 29,76 persen secara year on year. Selain tumbuh, realisasi aset juga melampaui target yang dirumuskan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2025.
Pertumbuhan aset tidak terlepas dari optimalnya kinerja kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga. Total Dana Pihak Ketiga yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp51,62 miliar atau tumbuh 29,82 persen secara year on year.
Dari dua produk penghimpunan dana, keduanya sama-sama berkontribusi terhadap pertumbuhan. Total dana tabungan yang dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp47,10 miliar atau tumbuh 31,45 persen secara year on year. Sementara itu, dana deposito terhimpun sebesar Rp4,52 miliar atau tumbuh 14,14 persen secara year on year.
“Kita pada tahun 2025 memang mengalami surplus likuiditas dan pertumbuhan dana tertinggi terjadi pada tabungan. Ini juga merupakan salah satu langkah untuk mengendalikan cost of fund,” ujar Bambang Sumarkul.
Kredit dan Pendapatan
Sejalan dengan dana pihak ketiga, realisasi kredit PT BPR Swadaya Anak Nagari juga mengalami pertumbuhan pada tahun 2025. Hingga akhir tahun, total kredit yang disalurkan mencapai Rp30,80 miliar atau tumbuh 11,83 persen secara year on year. Capaian ini sesuai dengan target dalam RBB.
Baca Juga: Surga Kuliner Kota Payakumbuh, Kawasan Kanopi Ahmad Yani Ramai di Waktu Sahur
Pertumbuhan kredit berdampak positif terhadap pendapatan. Pendapatan bunga yang dibukukan selama tahun 2025 sebesar Rp4,84 miliar atau tumbuh 16,62 persen secara year on year. Sementara itu, pendapatan lainnya tercatat Rp309 juta atau tumbuh 11,95 persen dibandingkan tahun 2024.
“Total Pendapatan Operasional (PO) yang dibukukan PT BPR Swadaya Anak Nagari tahun 2025 tercatat Rp5,15 miliar atau tumbuh 16,51 persen secara year on year,” ujar Bambang.
BOPO dan Laba
Selain mencatatkan pertumbuhan usaha dan pendapatan operasional, manajemen PT BPR Swadaya Anak Nagari pada tahun 2025 juga mampu menjaga kualitas aktiva produktif dengan baik, mulai dari kualitas kredit hingga pengendalian biaya. Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berhasil ditekan hingga 86,96 persen.
“Pertumbuhan aset, peningkatan kredit, dan bertambahnya pendapatan operasional bermuara pada peningkatan laba. Laba bersih usaha meningkat dari Rp466 juta pada tahun 2024 menjadi Rp539 juta pada tahun 2025 atau tumbuh 15,66 persen secara year on year,” jelas Bambang.
Berdasarkan data yang dihimpun Padang Ekspres, PT BPR Swadaya Anak Nagari merupakan salah satu BPR yang beroperasi di Kabupaten Pasaman Barat. Menjelang akhir tahun 2025, BPR ini melakukan aksi korporasi dalam rangka memperkuat fundamental usaha, yakni merger dengan PT BPR Ophir. Proses merger tersebut saat ini masih berlangsung dan menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Alhamdulillah, tahun 2025 telah kita lewati dengan baik. Terima kasih atas kerja samanya. Semoga tahun 2026 PT BPR Swadaya Anak Nagari dapat tumbuh lebih baik lagi,” tutup Bambang. (***)
Editor : Hendra Efison