Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR Muaro Bodi: Aset Tumbuh 47,48 Persen, Laba Tumbuh 34,65 Persen

Two Efly • Kamis, 26 Maret 2026 | 06:00 WIB

Kinerja PT BPR Muaro Bodi 2025 melonjak, aset tumbuh 47,48 persen dan laba naik 34,65 persen didorong kredit, dana, dan efisiensi operasional.
Kinerja PT BPR Muaro Bodi 2025 melonjak, aset tumbuh 47,48 persen dan laba naik 34,65 persen didorong kredit, dana, dan efisiensi operasional.
Manajemen PT BPR Muaro Bodi membukukan pertumbuhan signifikan bagi kinerja usahanya pada tahun 2025. Total aset tercatat Rp28,14 miliar, realisasi kredit sebesar Rp10,02 miliar, dana pihak ketiga Rp19,43 miliar, dan laba bersih usaha naik dari Rp404 juta pada tahun 2024 menjadi Rp544 juta pada tahun 2025 atau tumbuh 34,65 persen secara year on year.

Laporan: Two Efly, Muaro Bodi

Ada lompatan kinerja yang sangat signifikan di PT BPR Muaro Bodi pada tahun 2025. Pertumbuhan terlihat pada besaran aset, dana pihak ketiga, serta laba. Tidak hanya itu, kualitas aktiva produktif juga terpantau semakin membaik seiring dengan terjaganya kualitas kredit dan terkendalinya biaya.

“Alhamdulillah, kami masih dapat mencatatkan pertumbuhan usaha pada tahun 2025. Total aset tercatat Rp28,14 miliar, realisasi kredit sebesar Rp10,02 miliar, dana pihak ketiga Rp19,43 miliar, dan laba bersih usaha meningkat dari Rp404 juta pada tahun 2024 menjadi Rp544 juta pada tahun 2025. Capaian laba ini tumbuh 34,65 persen secara year on year,” ungkap Direktur Utama PT BPR Muaro Bodi, Elmi Yanti, yang didampingi direkturnya Fadli, kepada Padang Ekspres, kemarin.

Menurut Elmi Yanti, pertumbuhan signifikan aset selain ditopang aksi korporasi juga didorong oleh membaiknya kinerja usaha, baik dalam meningkatkan aset, menghimpun dana, maupun menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Selain itu, sepanjang tahun 2025 manajemen PT BPR Muaro Bodi juga berhasil meningkatkan kualitas aktiva produktif, mulai dari kualitas kredit hingga rasio biaya.

Aset dan Dana

Dikutip dari laporan keuangan publikasi PT BPR Muaro Bodi tahun 2025, tercatat total aset sebesar Rp28,14 miliar. Capaian aset ini tumbuh 47,48 persen secara year on year. Selain bertumbuh, capaian tersebut juga melampaui target rencana bisnis bank (RBB).

Pertumbuhan signifikan aset juga dikontribusikan oleh membaiknya kinerja kredit dan dana pihak ketiga. Hingga akhir tahun 2025, total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp19,43 miliar atau tumbuh 77,76 persen secara year on year.

Pertumbuhan dana lebih banyak dikontribusikan oleh meningkatnya kinerja tabungan. Total dana tabungan yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp16,06 miliar. Capaian ini tumbuh 90,28 persen secara year on year dan melampaui target RBB. Sementara itu, dana deposito terhimpun sebesar Rp3,37 miliar atau tumbuh 35,34 persen secara year on year.

Kredit dan Pendapatan

Sejalan dengan pertumbuhan dana, realisasi kredit PT BPR Muaro Bodi juga tumbuh dua digit. Per 31 Desember 2025, total kredit yang berhasil disalurkan mencapai Rp10,02 miliar. Realisasi kredit ini tumbuh 12,45 persen secara year on year.

Pertumbuhan kredit tentu berdampak positif terhadap pendapatan. Pendapatan bunga yang dibukukan selama tahun 2025 tercatat Rp2,86 miliar atau tumbuh 19,16 persen secara year on year. Sementara itu, pendapatan lainnya mencapai Rp85 juta atau tumbuh 88,88 persen dibandingkan tahun 2024.

Baca Juga: Indosat Catat Lonjakan Trafik Data 20 Persen saat Lebaran 2026

“Total pendapatan operasional yang dibukukan selama tahun 2025 tercatat Rp2,94 miliar. Realisasi pendapatan operasional ini tumbuh 9,70 persen secara year on year,” ujar Elmi Yanti.

NPL, BOPO, dan Laba

Selain berhasil mencatatkan pertumbuhan usaha, manajemen PT BPR Muaro Bodi pada tahun 2025 juga berhasil meningkatkan kualitas aktiva produktif. Pencapaian ini terlihat dari relatif terjaganya kualitas kredit serta terkendalinya biaya operasional usaha.

Pengendalian biaya dapat dilihat dari capaian rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang berhasil ditekan hingga 79,04 persen. Capaian BOPO ini terbilang baik untuk industri keuangan sekelas BPR yang selama ini bertumpu pada dana mahal.

“Aset yang bertumbuh, kredit yang meningkat, biaya yang terkendali, serta pendapatan operasional yang bertambah inilah yang bermuara pada pencapaian laba. Laba bersih usaha berhasil meningkat dari Rp404 juta pada tahun 2024 menjadi Rp544 juta pada tahun 2025. Realisasi laba ini tumbuh 34,65 persen secara year on year,” ujar Elmi Yanti.

Dari data Padang Ekspres, PT BPR Muaro Bodi merupakan salah satu BPR yang beroperasi di Kabupaten Sijunjung. Dari sisi kinerja, BPR ini setiap tahunnya terpantau berkinerja baik dan relatif konsisten dalam pertumbuhan usaha.

“Alhamdulillah, pada tahun buku 2025 kami berhasil mencatatkan pertumbuhan usaha dan laba. Semoga tren positif ini dapat terus kami pertahankan pada masa yang akan datang,” tutup Elmi Yanti.(***)

Editor : Hendra Efison
#laporan keuangan bpr #kredit dan dana pihak ketiga #kinerja BPR 2025 #PT BPR Muaro Bodi