Sempat fluktuatif, kini kinerja PT BPR Pagaruyung mulai mencatatkan tren positif. Total aset tercatat Rp61,21 miliar, realisasi kredit sebesar Rp45,45 miliar, dana pihak ketiga sebesar Rp50,20 miliar, dan laba bersih usaha naik dari Rp384 juta pada 2024 menjadi Rp608 juta pada 2025 atau tumbuh 58,33 persen secara year on year.
Laporan: Two Efly, Batusangkar
Manajemen PT BPR Pagaruyung mulai mencatat tren positif pada kinerjanya di tahun 2025. Seluruh indikator usaha mampu mencatatkan pertumbuhan, mulai dari total aset, realisasi kredit, dana pihak ketiga hingga besaran laba.
“Alhamdulillah, tahun 2025 kita sudah kembali ke tren positif. Total aset tercatat Rp61,21 miliar, realisasi kredit sebesar Rp45,45 miliar, dana pihak ketiga sebesar Rp50,20 miliar, dan laba bersih usaha naik dari Rp384 juta pada 2024 menjadi Rp608 juta pada 2025 atau tumbuh 58,33 persen secara year on year. Semoga tren positif ini bisa kita pertahankan di tahun 2026,” ujar Direktur Utama PT BPR Pagaruyung, Nofrial, didampingi Direktur Riki, kepada Padang Ekspres, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Resmi Lolos Piala Asia 2027: Tajikistan & Thailand Kunci Tiket, Ini 5 Tim yang Sudah Melaju
Menurut Nofrial, membaiknya kinerja PT BPR Pagaruyung terjadi seiring berjalannya sejumlah rencana strategis usaha, mulai dari peningkatan penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga hingga pertumbuhan laba. Target ke depan adalah menjaga dan meningkatkan kualitas aktiva produktif sambil tetap memacu pertumbuhan usaha dan laba.
Aset dan Dana
Dari laporan keuangan publikasi tahun 2025, tercatat total aset PT BPR Pagaruyung sebesar Rp61,21 miliar atau tumbuh 7,25 persen secara year on year. Pertumbuhan aset ini dikontribusikan oleh membaiknya kinerja kredit dan dana pihak ketiga.
Hingga akhir tahun 2025, total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp50,20 miliar atau tumbuh 3,31 persen secara year on year. Dari dua produk penghimpun dana, tabungan lebih mendominasi pertumbuhan.
Total tabungan yang berhasil dihimpun hingga akhir 2025 tercatat sebesar Rp27,66 miliar atau tumbuh 8,04 persen secara year on year. Sementara itu, dana deposito terhimpun sebesar Rp22,54 miliar.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026
Kredit dan Pendapatan
Sejalan dengan dana pihak ketiga, realisasi kredit PT BPR Pagaruyung pada 2025 juga mengalami pertumbuhan. Total kredit yang disalurkan hingga akhir tahun tercatat sebesar Rp45, 45 miliar atau tumbuh 10,55 persen secara year on year.
Pertumbuhan kredit berdampak pada peningkatan pendapatan. Pendapatan bunga kontraktual tercatat sebesar Rp7,23 miliar atau tumbuh 12,96 persen secara year on year. Sementara itu, pendapatan lainnya mencapai Rp1,27 miliar atau tumbuh 135,18 persen secara year on year.
“Total pendapatan operasional yang berhasil dibukukan selama 2025 tercatat sebesar Rp8,51 miliar. Pendapatan operasional ini tumbuh 22,62 persen secara year on year,” ujar Nofrial.
BOPO dan Laba
Membaiknya kinerja usaha mampu diimbangi dengan peningkatan kualitas aktiva produktif. Upaya manajemen dalam mengendalikan biaya operasional demi memaksimalkan laba terlihat dari turunnya rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menjadi 91,50 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan rasio BOPO tahun 2024.
“Aset yang bertumbuh, kredit yang meningkat, dan pendapatan operasional yang bertambah bermuara pada pencapaian laba. Laba bersih usaha berhasil meningkat dari Rp384 juta pada 2024 menjadi Rp608 juta pada 2025 atau tumbuh 58,33 persen secara year on year,” ujar Nofrial.
Berdasarkan data Padang Ekspres, PT BPR Pagaruyung merupakan salah satu BPR yang beroperasi di Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang. Secara kinerja, perusahaan ini sempat mengalami fluktuasi pada 2024. Namun, berkat kerja keras seluruh tim, pada 2025 berhasil bangkit dan kembali ke tren positif. Aset mulai bertumbuh, realisasi kredit meningkat, dan laba bersih usaha juga mengalami kenaikan.
“Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak. Semoga pada 2026 ini BPR Pagaruyung bisa tumbuh lebih baik lagi,” tutup Nofrial dan Riki. (***)
Editor : Hendra Efison