Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Transformasi Digital BUMN Harus Berdampak ke UMKM Daerah, Nevi Zuairina Ingatkan Telkom

Heri Sugiarto • Senin, 13 April 2026 | 16:11 WIB
Nevi Zuairina saat melakukan pengawasan terkait transformasi digital BUMN di Lampung.(Foto: Tim NZ)
Nevi Zuairina saat melakukan pengawasan terkait transformasi digital BUMN di Lampung.(Foto: Tim NZ)

PADEK.JAWAPOS.COM-Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina memberi catatan terkait percepatan transformasi digital BUMN. Ia menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh hanya menghasilkan kinerja korporasi yang kuat secara nasional, tetapi wajib menghadirkan dampak langsung bagi perekonomian daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Nevi saat melakukan pengawasan terhadap peran PT Telkom Indonesia, BP BUMN, dan PT Danantara Asset Management dalam memperkuat ekosistem digital di daerah, termasuk Lampung.

Nevi mengapresiasi Telkom yang tetap mencatatkan kinerja solid di tengah tekanan industri telekomunikasi.

Ia mengingatkan bahwa tantangan utama tidak hanya menjaga performa keuangan, tetapi memastikan transformasi menuju digital telco memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Transformasi digital tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan. Yang lebih penting adalah bagaimana digitalisasi ini mampu meningkatkan produktivitas UMKM, memperluas akses pasar, dan menciptakan nilai tambah ekonomi di daerah,” ujar Nevi.

Komisi VI mencatat penetrasi internet nasional telah melampaui 80 persen. Meski demikian, kata Nevi, masih terdapat kesenjangan kualitas layanan antara wilayah Jawa dan luar Jawa, termasuk Sumatera. 

"Data tersebut menunjukkan bahwa tantangan digital masih berada pada aspek kualitas serta pemanfaatan teknologi," katanya.

Legislator asal Sumbar II itu juga menyoroti peran BP BUMN dalam mengarahkan kebijakan investasi BUMN digital.

Ia menilai orientasi investasi tidak cukup hanya fokus pada keuntungan finansial, tetapi harus memiliki indikator dampak ekonomi daerah yang terukur.

Kepada PT Danantara Asset Management, Nevi menegaskan pentingnya pengelolaan investasi yang disiplin dan terarah. 

Fokus tersebut dinilai diperlukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis seperti data center dan ekosistem digital di luar Jawa.

“Investasi digital harus diarahkan untuk menciptakan multiplier effect, seperti penguatan sektor pertanian, logistik, dan UMKM di daerah. Lampung memiliki potensi besar yang harus didorong melalui integrasi teknologi,” tambahnya.

Nevi juga meminta Telkom meningkatkan pemerataan jaringan dan kualitas layanan. Ia menegaskan bahwa digitalisasi UMKM harus menghasilkan peningkatan omzet serta efisiensi usaha, bukan sekadar onboarding ke platform digital.

Ia turut mengingatkan pentingnya keamanan siber dan pengembangan talenta digital daerah. Menurutnya, kedua aspek itu merupakan fondasi utama dalam keberhasilan transformasi digital nasional.

“Tanpa SDM yang siap dan sistem yang aman, transformasi digital tidak akan optimal. Kita butuh ekosistem yang utuh, dari infrastruktur hingga manusia yang mengelolanya,” tutup Nevi Zuairina.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#transformasi digital BUMN #ekonomi daerah #telkom indonesia #digitalisasi UMKM #nevi zuairina