Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rendang Payakumbuh Disiapkan Tembus Pasar Ekspor lewat OVOP Go Global

Hendra Efison • Rabu, 13 Mei 2026 | 23:03 WIB
Rendang Payakumbuh disiapkan masuk pasar ekspor melalui Program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0.
Rendang Payakumbuh disiapkan masuk pasar ekspor melalui Program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0.

PADEK.JAWAPOS.COM – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Payakumbuh mulai mendorong Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Rendang Payakumbuh menjadi produk unggulan ekspor melalui Program OVOP (One Village One Product) Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0, Selasa (12/5/2026).

Program pendampingan tersebut disosialisasikan di Aula Lantai II Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh dengan melibatkan puluhan pelaku IKM rendang sebagai bagian dari Program Desa Devisa.

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Eni Muis Zulmaeta mengatakan rendang memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar internasional.

“Rendang bukan hanya warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan industri rendang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar global,” ujar Eni.

Baca Juga: Puskesmas Padang Tinggi Piliang Resmi Dibuka di Payakumbuh, Layani Kesehatan Modern dan Ramah Disabilitas

Menurutnya, kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting agar IKM rendang di Payakumbuh semakin berkembang dan mampu menembus pasar ekspor.

“IKM Rendang kita harapkan tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan Indonesia di pasar internasional,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Yasril menyebut kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing pelaku IKM melalui penguatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga kesiapan menghadapi transformasi digital industri.

“Kita ingin pelaku IKM di Payakumbuh mampu berkembang dan beradaptasi dengan transformasi digital industri sehingga memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Baca Juga: Tiga Caketum HIPMI Layangkan Protes, Tolak Lampung jadi Tuan Rumah Munas XVIII

Kegiatan itu turut dihadiri Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi, Staf Ahli TP-PKK Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, serta sekitar 30 perwakilan anggota Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh.

Peserta juga mendapatkan materi terkait pengembangan produk unggulan daerah, peningkatan kapasitas usaha, hingga strategi memperluas akses pasar ekspor berbasis teknologi dan inovasi industri 4.0.

Kepala Department Export Development Advisory LPEI Nila Meidhita mengatakan inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar produk IKM mampu memenuhi kebutuhan pasar global.

“Penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar produk IKM mampu memenuhi kebutuhan pasar global yang terus berkembang,” kata Nila.

Baca Juga: KAI Divre II Sumbar Edukasi 88 Siswa SD di Padang, Kenalkan Keselamatan Rel dan Naik Kereta

Sementara itu, Yedi Sabaryadi menegaskan transformasi industri menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di tengah persaingan global yang semakin ketat.

“Melalui program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0, kami berharap IKM tidak hanya meningkatkan kualitas dan produktivitas, tetapi juga siap memasuki pasar ekspor secara berkelanjutan,” ujar Yedi.

Ia menilai Sentra Rendang Kota Payakumbuh memiliki potensi besar menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar dunia karena memiliki kualitas, cita rasa, dan identitas yang kuat.

Program pendampingan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas pelaku IKM rendang di Payakumbuh sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas bagi produk lokal berbasis kuliner khas Minangkabau.(*)

Editor : Hendra Efison
#Rendang Payakumbuh #OVOP Go Global #IKM Rendang #ekspor rendang