ParagonCorp Hadirkan 13 Pemimpin Perempuan Inspiratif di Women’s Space Mentorship Program 2026

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 22 Juni 2026 | 14:10 WIB
Peserta Women’s Space Mentorship Program 2026 mengikuti sesi diskusi bersama mentor perempuan lintas sektor di Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Peserta Women’s Space Mentorship Program 2026 mengikuti sesi diskusi bersama mentor perempuan lintas sektor di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

JAKARTA, PADEK.JAWAPOS.COM—Akses pembelajaran langsung dari perempuan pemimpin di berbagai sektor masih menjadi kesempatan terbatas bagi banyak perempuan di Indonesia.

Padahal, keberadaan mentor dan role model dinilai berperan penting dalam membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan, hingga mempercepat perjalanan kepemimpinan.

Menjawab kebutuhan tersebut, ParagonCorp melalui komunitas Women’s Space menghadirkan Women’s Space Mentorship Program 2026.

Program ini dijalankan bersama APDC Indonesia sebagai expert partner yang mengkurasi serta memfasilitasi rangkaian mentorship.

Program ini dirancang untuk mempertemukan perempuan Indonesia dengan para pemimpin perempuan dari berbagai sektor, agar peserta dapat belajar langsung dari pengalaman, tantangan, dan praktik kepemimpinan yang telah dijalankan para mentor di bidangnya masing-masing.

Antusiasme Tinggi, 3.894 Pendaftar Berebut 60 Kursi

Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.894 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia. Dari total tersebut, hanya 60 peserta yang terpilih untuk mengikuti program intensif dan berkesempatan berinteraksi langsung dengan para mentor.

Para peserta akan mendapatkan pembelajaran melalui kombinasi masterclass, mentoring kelompok, diskusi interaktif, hingga sesi networking yang dirancang lebih aplikatif dan berbasis pengalaman nyata.

13 Pemimpin Perempuan Lintas Sektor Jadi Mentor

Women’s Space Mentorship Program 2026 menghadirkan 13 pemimpin perempuan dari berbagai bidang, mulai dari kepemimpinan, kewirausahaan, komunikasi, hingga keberlanjutan.

Pada sesi Leadership & Personal Growth, peserta akan belajar bersama:

• Nadia Habibie, Executive Board The Habibie Center dan Executive Director Habibie & Ainun Foundation
• dr. Mesty Ariotedjo, Co-Founder & CEO Tentang Anak
• Analisa Widyaningrum, CEO APDC Indonesia, Psikolog, Konsultan, dan Trainer
• Dhini Aminarti, Public Figure dan Inspirator Perempuan

Pada sesi Entrepreneurship & Innovation, peserta akan mendapatkan pembelajaran dari:

• Prita Ghozie, Founder & CEO Zap Finance
• Shana Fatina, Founder & CEO Komodo Water
• Nicky Clara, Disability Womenpreneur
• Azalea Ayuningtyas, Sustainability and Impact Strategist

Pada sesi Career, Communication, and Impact Leadership, peserta akan belajar bersama:

• Astri Wahyuni, Director of Corporate Affairs ParagonCorp
• Glory Oyong, Corporate Communication Director Kompas Gramedia
• Gita Syahrani, Sustainable Commodity & Business Manager, WRI Indonesia
• Amirah Zerlett, Professional Digital Marketing Practitioner
• Ajeng Ashamarandhany, Certified Career Coach & Leadership Trainer

Fokus Penguatan Finansial dan Kepemimpinan Perempuan

Salah satu materi yang menjadi sorotan dalam program ini adalah penguatan kapasitas finansial perempuan. Melalui sesi bersama Prita Ghozie, peserta akan dibekali pemahaman terkait pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi pengambilan keputusan dalam karier maupun bisnis.

Materi mencakup penyusunan tujuan keuangan, pengelolaan arus kas, strategi penganggaran, hingga perencanaan finansial jangka panjang.

“Kami tidak sekadar mengundang pembicara. Kami memilih para perempuan yang telah membuktikan bahwa kepemimpinan dapat dijalani dengan beragam cara, latar belakang, dan perjalanan hidup,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Minggu (21/6/2026).

Ia menambahkan, program ini diharapkan menjadi ruang belajar yang menghadirkan pengalaman nyata sekaligus membuka perspektif baru bagi peserta tentang peluang untuk tumbuh dan memimpin.

Ruang Belajar Lebih Personal dan Kontekstual

Selain sesi pembelajaran, peserta juga akan mendapatkan kesempatan berdialog langsung dengan para mentor terkait tantangan dan pengalaman di dunia kerja, bisnis, maupun inisiatif sosial.

Pendekatan ini dirancang agar peserta memperoleh pembelajaran yang lebih kontekstual sesuai latar belakang masing-masing, mulai dari entrepreneur, sociopreneur, aktivis organisasi, hingga profesional lintas industri.

Menurut Sari, kehadiran mentor bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga role model yang menunjukkan bahwa perempuan mampu memimpin dan menciptakan perubahan.

“Kepemimpinan tidak hanya soal kemampuan memengaruhi, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan kehidupan, termasuk aspek finansial. Karena itu kami menghadirkan pendekatan yang lebih holistik,” ujarnya.(*)

Editor : Hendra Efison
women’s space mentorship program APDC Indonesia mentor perempuan Indonesia ParagonCorp kepemimpinan perempuan