IPOT Luncurkan AI Analytics dan Trade Flow, Jadi AI-Powered Trading Platform Pertama di Indonesia

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Senin, 29 Juni 2026 | 18:12 WIB
Peluncuran AI Analytics dan Trade Flow IPOT sebagai AI-Powered Trading Platform untuk membantu investor menganalisis pasar dan mengambil keputusan investasi.(Foto: Corcom)
Peluncuran AI Analytics dan Trade Flow IPOT sebagai AI-Powered Trading Platform untuk membantu investor menganalisis pasar dan mengambil keputusan investasi.(Foto: Corcom)

PADEK.JAWAPOS.COM – PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) resmi meluncurkan fitur AI Analytics dan Trade Flow pada aplikasi IPOT. Mengusung teknologi AI Decision Engine, IPOT mengklaim bertransformasi menjadi AI-Powered Trading Platform pertama di Indonesia yang menghadirkan AI trading assistant untuk membantu investor menganalisis pasar, mengurangi beban analisis manual, dan mengambil keputusan investasi secara lebih cepat dan objektif.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, mengatakan selama lebih dari tiga dekade industri pasar modal Indonesia masih terjebak pada paradigma yang sama, yakni sekuritas berlomba menyajikan data dan indikator manual. Investor ritel, menurutnya, dibombardir grafik, ringkasan broker, arus dana asing, dan laporan keuangan tanpa mengetahui cara mengintegrasikan seluruh informasi tersebut yang selama ini menjadi domain fund manager, equity analyst, hedge fund, dan smart money.

Melalui inovasi ini, IPOT mengubah paradigma dari platform yang sekadar menyajikan data manual menjadi aplikasi yang memproses data menjadi keputusan investasi siap pakai bagi investor pemula.

"Mesin AI Decision Engine yang dulunya hanya kami sediakan khusus untuk institusi raksasa, kini resmi didekonstruksi dan diserahkan secara utuh kepada investor ritel Indonesia. IPOT mendefinisikan ulang lanskap investasi nasional. Ketika teknologi analytics lain berhenti hanya menjadi tumpukan data, AI IPOT bertindak sebagai AI trading assistant yang mengubah jutaan data pasar menjadi keputusan trading yang lebih tajam, presisi, dan objektif," ujar Moleonoto.

Ia menjelaskan, AI Decision Engine menggunakan algoritma matematis kompleks, market intelligence, dan artificial intelligence untuk melakukan sintesis data sehingga menghasilkan kesimpulan investasi dengan akurasi dan presisi tinggi.

Menurutnya, filosofi pengembangan teknologi IPOT adalah menjadikan artificial intelligence sebagai trading assistant untuk memperkuat pengambilan keputusan, meningkatkan akurasi dan presisi, mengurangi bias, mempercepat financial analysis, serta memperkuat proteksi investasi.

Karena itu, seluruh ekosistem IPOT dibangun berdasarkan prinsip AI for Decision dan AI for Protection.

AI Analytics dan Trade Flow

IPOT menyebut AI Analytics dan Trade Flow sebagai upaya mendemokratisasi kemampuan analisis yang selama ini hanya dimiliki institutional research, asset manager, fund manager, dan smart money kepada investor ritel.

"IPOT mendemokratisasikan institutional intelligence tersebut kepada seluruh investor ritel Indonesia. AI Analytics dan Trade Flow IPOT bukan sekadar peluncuran fitur. Ini adalah Democratization of Institutional Intelligence," kata Moleonoto.

AI Decision Engine dikembangkan menggunakan proprietary mathematical algorithms, machine learning, predictive analytics, behavioral finance modeling, serta institutional investment framework yang selama bertahun-tahun digunakan untuk kebutuhan institutional investment analysis.

Teknologi tersebut mampu menjalankan Fundamental Intelligence Analysis, Technical Intelligence Analysis, Trade Flow Intelligence Analysis, Portfolio Intelligence Analysis, dan Market Intelligence Analysis secara simultan untuk menghasilkan Overview, Investment Thesis, Risk Assessment, Opportunity Detection, Portfolio Diagnosis, Trading Summary, dan Investment Conclusion.

AI Analytics Ubah Data Menjadi Intelijen Investasi

AI Analytics dirancang sebagai Chief Investment Analyst berbasis artificial intelligence yang berperan sebagai trading assistant dengan mengubah jutaan data pasar menjadi intelijen investasi yang mudah dipahami investor.

Pada menu Overview, sistem AI menyajikan ringkasan kondisi saham berdasarkan berbagai periode analisis. Sistem mengintegrasikan Trade Flow Summary, Financial Summary, Technical Summary, dan News Summary untuk menghasilkan satu kesimpulan investasi dalam bentuk Bullish, Neutral, atau Bearish.

Menu Trade Flow memungkinkan investor membongkar aktivitas pelaku pasar melalui analisis Live, Smart Money, Foreign, dan Aggression. Investor dapat melihat pergerakan akumulasi dan distribusi smart money secara real-time, aktivitas beli dan jual investor asing, tingkat agresivitas transaksi pasar, interpretasi pola aliran dana, hingga rekomendasi indikator yang perlu dipantau.

Pada menu Financials, AI mengubah laporan keuangan menjadi intelijen bisnis melalui submenu Fundamentals, History, Health, Quality, Outlook, Peers, dan Risk. Sistem mengevaluasi kualitas fundamental perusahaan, kesehatan keuangan, kualitas laba, proyeksi bisnis, posisi kompetitif dibandingkan emiten sejenis, serta berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi valuasi perusahaan.

Menu Technical menghadirkan analisis teknikal berbasis AI melalui evaluasi Trend, Momentum, Volatility, Level, dan Strategy. Sistem AI membaca kekuatan tren dan momentum pasar, mengidentifikasi level support dan resistance, serta menghasilkan strategi perdagangan yang disesuaikan dengan kondisi pasar.

Sementara itu, menu News memanfaatkan artificial intelligence untuk mengubah ratusan berita dan informasi publik menjadi intelijen investasi yang dapat langsung digunakan investor.

Trade Flow Analisis Aktivitas Smart Money

Selain AI Analytics, IPOT juga menghadirkan Trade Flow, yang disebut sebagai AI Institutional Flow Intelligence Engine untuk membongkar aktivitas pelaku pasar utama, mulai dari smart money, investor asing, hingga pelaku transaksi agresif.

Menu Overview menyajikan Overall Flow Score, Smart Money Score, Foreign Flow Score, dan Aggression Score yang disertai interpretasi kondisi pasar serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan investor sebelum mengambil keputusan investasi.

Pada menu Smart Money, AI Trade Flow menganalisis Total Accumulation, Total Distribution, Net Accumulation/Distribution, Cumulative Flow, hingga kualitas distribusi dan akumulasi yang dilakukan pelaku institusional. Sistem kemudian menerjemahkan aktivitas tersebut menjadi interpretasi yang mudah dipahami serta memberikan panduan indikator yang perlu dipantau.

Submenu Investor menguraikan aktivitas investor asing melalui Foreign Flow Score, aktivitas foreign dan domestik, rincian transaksi beli dan jual investor asing, kualitas transaksi foreign buy dan foreign sell, hingga cumulative foreign flow. Analisis tersebut membantu investor memahami apakah pelaku asing sedang melakukan akumulasi, distribusi, rotasi sektor, atau likuidasi.

Sementara itu, menu Aggression menganalisis Buy/Sell Aggression Score, rincian agresivitas transaksi, rata-rata nilai transaksi, Net Buy/Sell Aggression, serta Cumulative Aggression Flow. Sistem AI menjelaskan apakah tekanan beli atau tekanan jual sedang mendominasi pasar sekaligus memberikan peringatan dini mengenai potensi percepatan pergerakan harga.

Moleonoto mengatakan seluruh fitur terbaru IPOT saat ini masih dapat digunakan secara gratis oleh seluruh investor.

"Melalui AI Trade Flow IPOT melangkah lebih jauh dengan mengubah setiap transaksi pasar menjadi intelijen yang mampu mengungkap niat, keyakinan, dan perilaku smart money, investor asing, serta pelaku transaksi agresif secara real-time. Saat ini fitur-fitur terbaru IPOT ini masih digratiskan untuk semua investor. Selagi masih free, saatnya mencoba fitur canggih ini," pungkasnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
AI Analytics Trade Flow investasi saham IPOT indo premier sekuritas