Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SIG Akan Rampingkan Anak Usaha, Dari 40 Tinggal 11 Perusahaan

Hendra Efison • Selasa, 7 Juli 2026 | 07:00 WIB
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, saat memimpin upacara HUT ke-68 Pengambilalihan Pabrik PT Semen Padang dari Belanda di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (6/7/2026).
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, saat memimpin upacara HUT ke-68 Pengambilalihan Pabrik PT Semen Padang dari Belanda di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (6/7/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM—PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) akan merampingkan jumlah anak usahanya sebagai bagian dari transformasi bisnis perusahaan. Dari sekitar 40 anak perusahaan yang saat ini dimiliki, nantinya hanya akan tersisa sekitar 11 entitas yang dinilai sehat, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja grup.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan penataan portofolio usaha dilakukan melalui program streamlining. Skemanya meliputi penutupan perusahaan, penggabungan (merger), hingga divestasi terhadap anak usaha yang tidak lagi sejalan dengan strategi bisnis inti atau belum memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.

"Program streamlining merupakan bagian penting dari transformasi perusahaan. Tujuannya adalah membentuk portofolio usaha yang lebih kompetitif, sehat, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja konsolidasi SIG," kata Indrieffouny saat memimpin upacara HUT ke-68 Pengambilalihan Pabrik PT Semen Padang dari Belanda di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (6/7/2026).

Program tersebut merupakan kelanjutan transformasi perusahaan yang dijalankan sejak 1 Juli 2025. Dalam satu tahun terakhir, transformasi itu disebut mulai memberikan dampak terhadap perbaikan kinerja perusahaan.

Portofolio Bisnis Dibuat Lebih Efisien

Indrieffouny menilai penyederhanaan struktur perusahaan diperlukan agar SIG lebih fokus mengembangkan bisnis inti di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Melalui struktur yang lebih ramping, proses pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih cepat, koordinasi antaranak usaha lebih efektif, dan penggunaan sumber daya perusahaan semakin efisien.

"Kita ingin memiliki perusahaan-perusahaan yang benar-benar sehat, kompetitif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi grup secara keseluruhan," ujarnya.

Ia mengatakan setiap anak usaha harus mampu mendukung pertumbuhan bisnis dan memberikan kontribusi terhadap kinerja konsolidasi. Karena itu, evaluasi terhadap portofolio perusahaan akan terus dilakukan sesuai arah transformasi yang sedang berjalan.

Menurutnya, tantangan industri saat ini menuntut perusahaan tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memastikan seluruh unit usaha dikelola secara produktif dan memberikan nilai ekonomi.

Tetap Perhatikan Kepentingan Pekerja

Meski akan melakukan restrukturisasi, SIG memastikan program streamlining tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Seluruh proses akan dijalankan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Indrieffouny menegaskan kepentingan para pekerja yang terdampak juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.

"Program streamlining ini mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, profesional, transparan, serta memperhatikan kepentingan seluruh karyawan yang terdampak," katanya.

Ia mengajak seluruh jajaran manajemen, Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, Serikat Pekerja, hingga seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung proses penataan perusahaan agar berjalan sesuai rencana.

"Saya memohon dukungan seluruh jajaran manajemen, karyawan, Serikat Pekerja, dan seluruh pemangku kepentingan agar proses streamlining ini dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Program streamlining menjadi salah satu agenda penting dalam transformasi SIG untuk memperkuat daya saing perusahaan di tengah tekanan industri semen. Dengan organisasi yang lebih sederhana dan fokus pada bisnis inti, perusahaan berharap dapat bergerak lebih lincah menghadapi dinamika pasar sekaligus menjaga pertumbuhan usaha dalam jangka panjang.(*)

Editor : Hendra Efison
#transformasi SIG #streamlining SIG #anak usaha SIG #SIG #pt semen indonesia