Kinerja Indosat Melesat, Laba Bersih Semester I 2026 Tumbuh 49,2 Persen

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 20:03 WIB
President Director and Chief Executive Officer PT Indosat Tbk, Vikram Sinha, memaparkan kinerja keuangan Indosat semester pertama 2026 yang mencatat pertumbuhan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih.
President Director and Chief Executive Officer PT Indosat Tbk, Vikram Sinha, memaparkan kinerja keuangan Indosat semester pertama 2026 yang mencatat pertumbuhan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih.

PADEK.JAWAPOS.COM – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada semester pertama 2026. Perseroan membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dinormalisasi sebesar Rp3,2 triliun atau tumbuh 49,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ditopang peningkatan pendapatan, efisiensi operasional, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Berdasarkan laporan keuangan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, Indosat meraih pendapatan sebesar Rp30,7 triliun atau meningkat 13,1 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Perseroan juga membukukan EBITDA sebesar Rp14,6 triliun, naik 14 persen dibandingkan semester pertama 2025.

Pertumbuhan EBITDA tersebut melampaui laju kenaikan pendapatan sehingga mendorong margin EBITDA menjadi 47,6 persen.

Kinerja itu didukung oleh pengelolaan biaya yang disiplin serta peningkatan efisiensi operasional di berbagai lini bisnis.

President Director and Chief Executive Officer PT Indosat Tbk, Vikram Sinha, mengatakan transformasi perusahaan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu faktor yang memperkuat pertumbuhan bisnis.

"AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami," ujar Vikram dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Ia menambahkan, pencapaian tersebut semakin memperkuat keyakinan perusahaan untuk mempercepat fase transformasi berikutnya melalui penguatan kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus mendukung pengembangan ekosistem AI di Indonesia.

Trafik Data dan ARPU Terus Meningkat

Seiring penguatan layanan digital, Indosat juga mencatat pertumbuhan trafik data sebesar 19,9 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu.

Kenaikan penggunaan layanan digital tersebut diikuti peningkatan Average Revenue Per User (ARPU) sebesar 17,3 persen menjadi Rp46 ribu.

Jumlah pelanggan seluler Indosat juga tetap terjaga dengan total 93,4 juta pelanggan hingga akhir Juni 2026.

Perseroan menyebut AI kini semakin menjadi bagian dari pengalaman digital pelanggan melalui berbagai layanan seperti fitur Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, dan Adobe Express.

Layanan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman, produktif, dan kreatif sekaligus memperkuat posisi Indosat sebagai perusahaan teknologi berbasis AI.

Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

Kinerja operasional yang positif turut mendorong Indosat mempercepat investasi pada berbagai sektor strategis.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group melalui pengalihan pengelolaan lebih dari 86.000 kilometer infrastruktur serat optik nasional.

Perseroan juga terus mengembangkan bisnis AI Cloud seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur AI di berbagai sektor.

Di saat yang sama, Indosat memperkuat kualitas jaringan melalui tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk meningkatkan kapasitas layanan serta mendukung pengembangan layanan Indosat5G.

Menurut Vikram, berbagai investasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang sekaligus memperluas kontribusi terhadap transformasi digital Indonesia.(*)

Editor : Hendra Efison
kinerja Indosat 2026 pendapatan Indosat indosat Vikram Sinha Laba Bersih Indosat