Pesanan Kulit Puff Pastry Meluas, Kini Terkendala Kapasitas Produksi

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 07:10 WIB
Pesanan kulit puff pastry Ihat meluas hingga Jakarta setelah mendapat bantuan TKM Kemnaker, tetapi kapasitas produksi masih menjadi kendala.
Pesanan kulit puff pastry Ihat meluas hingga Jakarta setelah mendapat bantuan TKM Kemnaker, tetapi kapasitas produksi masih menjadi kendala.

PADEK.JAWAPOS.COM— Usaha kulit puff pastry milik Ihat Sari Ningsih di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terus berkembang setelah mendapat bantuan modal Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Produk yang sebelumnya relatif sulit ditemukan di Purwakarta tersebut kini dipesan pelanggan dari sejumlah daerah, termasuk Bandung, Depok, dan Jakarta. Namun, meningkatnya permintaan membuat kapasitas produksi menjadi tantangan bagi Ihat.

Perkembangan usaha itu diketahui saat Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, meninjau langsung usaha penerima bantuan TKM di Purwakarta, Sabtu (8/8/2026).

Ihat yang kini berusia 50 tahun telah merintis usaha industri boga sejak 2010. Ia menerima bantuan TKM Pemula pada 2020, kemudian memperoleh bantuan TKM Lanjutan pada 2021 melalui kolaborasi Kemnaker dengan PT Indo-Rama Synthetics Tbk.

Bantuan Digunakan Tambah Mesin dan Oven

Ihat mulai serius mengembangkan kulit puff pastry setelah melihat produk tersebut semakin diminati pelanggan. Bantuan TKM kemudian dimanfaatkan untuk membeli mesin produksi dan oven sehingga kapasitas usahanya meningkat.

Seiring bertambahnya produksi, pasar yang dijangkau juga semakin luas. Pesanan tidak hanya berasal dari Purwakarta, tetapi juga datang dari Bandung, Depok, Jakarta, dan sejumlah daerah lainnya.

Perkembangan tersebut membuat Ihat mampu membeli mesin dengan kapasitas lebih besar. Saat ini, ia telah memiliki empat pekerja tetap dan menambah tenaga kerja secara borongan ketika pesanan meningkat.

Meski pasar terus berkembang, kapasitas produksi masih menjadi kendala. Ihat saat ini baru memiliki satu mesin, sementara permintaan terhadap kulit puff pastry terus meningkat.

Ia berharap dapat menambah peralatan produksi dan tenaga kerja seiring dengan perkembangan usahanya.

Usaha Bangkit Setelah Pandemi

Bantuan TKM juga membantu Ihat mempertahankan usahanya ketika pandemi Covid-19 membuat kondisi bisnis sangat sulit. Bantuan pertama yang diterimanya pada 2020 menjadi salah satu dukungan dalam mengembangkan kembali usaha tersebut.

Selain usaha Ihat, Kemnaker juga meninjau perkembangan usaha penerima bantuan TKM lainnya di Purwakarta, yakni Muhamad Najmudin (30), yang bergerak di bidang pembibitan dan budidaya ikan lele.

Najmudin mulai mengembangkan usaha tersebut pada 2020 dan menerima bantuan TKM Pemula pada 2021 ketika belum memiliki pengalaman di bidang budidaya. Ia juga memperoleh pendampingan usaha.

Bantuan TKM Pemula digunakan untuk membeli ikan, sedangkan bantuan TKM Lanjutan pada 2022 dimanfaatkan untuk membeli peralatan dan melengkapi sarana kolam.

Dari sebelumnya menyewa tempat dengan pembayaran menggunakan hasil panen padi, Najmudin kini telah memiliki tempat dan kolam sendiri. Ia juga mengembangkan pembibitan sendiri sehingga tidak lagi perlu membeli bibit dari luar.

Saat panen, Najmudin melibatkan tiga hingga empat pekerja secara borongan untuk membantu proses panen dan mengangkut hasil ke pasar. Ke depan, ia ingin mengembangkan usaha hingga tahap hilirisasi, mulai dari pembibitan, pengolahan, hingga penjualan secara mandiri.

Sementara itu, Sugeng mengatakan program TKM tidak berhenti pada penyaluran bantuan modal usaha. Kemnaker terus memantau perkembangan usaha penerima agar dukungan yang diberikan dapat mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memberikan manfaat lebih luas.

Menurutnya, perkembangan usaha penerima diharapkan terus berlanjut sehingga manfaat bantuan tidak hanya dirasakan penerima, tetapi juga dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitarnya.(*)

Editor : Hendra Efison
kulit puff pastry bantuan TKM Kemnaker Ihat Sari Ningsih usaha Purwakarta Tenaga Kerja Mandiri