Gempa M7,7 Ganggu Akses BBM ke Reo, Elnusa Kerahkan AMT dari Luar NTT

Hendra Efison • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:27 WIB
PT Elnusa Petrofin memperkuat kesiapan operasional untuk mendukung normalisasi penyaluran BBM Pertamina Patra Niaga pascagempa NTT, melalui penguatan personel, armada mobil tangki, dan penyesuaian pola operasi.
PT Elnusa Petrofin memperkuat kesiapan operasional untuk mendukung normalisasi penyaluran BBM Pertamina Patra Niaga pascagempa NTT, melalui penguatan personel, armada mobil tangki, dan penyesuaian pola operasi.

PADEK.JAWAPOS.COM – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Reo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menghadapi kendala pascagempa bumi bermagnitudo 7,7. Jalur Ruteng–Reo telah dapat dilalui kendaraan roda empat, tetapi belum bisa dilewati mobil tangki.

Kondisi tersebut mendorong PT Elnusa Petrofin (EPN) memperkuat kesiapan operasional untuk mendukung normalisasi penyaluran BBM Pertamina Patra Niaga kepada masyarakat.

Langkah yang dilakukan mencakup penguatan personel, armada mobil tangki, serta penyesuaian pola operasi sesuai kondisi akses di lapangan.

Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, mengatakan keselamatan personel dan keberlangsungan distribusi energi menjadi prioritas perusahaan dalam kondisi pascabencana.

“Elnusa Petrofin terus mengerahkan upaya terbaik untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di wilayah Reo dan sekitarnya. Seluruh langkah kami laksanakan secara terukur dengan tetap menempatkan keamanan dan keselamatan personel sebagai prioritas utama,” ujar Putiarsa, Minggu (16/8/2026).

Elnusa Kerahkan AMT dari Luar NTT

Untuk memperkuat operasional di tengah kondisi tersebut, Elnusa Petrofin memobilisasi Awak Mobil Tangki (AMT) perbantuan dari sejumlah wilayah operasi di luar NTT.

Personel tambahan tersebut disiapkan untuk menjaga kesiapan operasional sekaligus mendukung keberlangsungan distribusi BBM di wilayah terdampak gempa.

Selain personel, Elnusa Petrofin menyiapkan tambahan armada dari sejumlah lokasi.

Perusahaan juga mengoordinasikan skema alih suplai untuk mendukung pemenuhan kebutuhan BBM di wilayah Reo dan sekitarnya.

Pemantauan kondisi lapangan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan dilakukan secara intensif.

Strategi distribusi disesuaikan dengan perkembangan akses jalan agar proses pemulihan dapat berlangsung secara bertahap, terukur, dan aman.

Sejumlah Jalur Masih Terkendala

Selain jalur Ruteng–Reo, akses distribusi lainnya juga masih mengalami kendala. Jalur Trans Marapokot–Danga dilaporkan masih belum dapat dilalui.

Sementara itu, jalur Trans Flores Ende–Bajawa telah kembali terbuka dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pergerakan operasional.

Kondisi akses tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan Elnusa Petrofin dalam menentukan pola distribusi BBM di wilayah terdampak.

Putiarsa mengatakan perusahaan terus menyesuaikan pola operasi dengan kondisi akses di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap dapat dipenuhi.

“Kami juga terus menyesuaikan pola operasi dengan kondisi akses di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat dapat kembali terpenuhi secara aman dan optimal,” katanya.

Siapkan Bantuan Logistik

Selain memperkuat operasional distribusi BBM, Elnusa Petrofin juga menyiapkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Penyaluran bantuan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi akses menuju lokasi terdampak.

Elnusa Petrofin menyatakan akan terus memantau kondisi personel, kesiapan armada, serta perkembangan akses distribusi.

Koordinasi juga dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, aparat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan operasional dan menjaga keberlangsungan distribusi energi bagi masyarakat di NTT pascagempa.(*)

Editor : Hendra Efison
distribusi BBM NTT jalur Ruteng-Reo gempa NTT 2026 Elnusa Petrofin