Di Tengah Oversupply, Semen Padang Catat Laba Melonjak 393,9 Persen

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:55 WIB
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar saat diwawancarai wartawan usai menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (17/8/2026).
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar saat diwawancarai wartawan usai menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (17/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM — PT Semen Padang mencatat kinerja positif hingga Juli 2026 di tengah tekanan industri semen nasional yang masih menghadapi kelebihan kapasitas produksi atau oversupply. Laba bersih perusahaan melonjak 393,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan telah mencapai sekitar 130 persen di atas target RKAP.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan capaian tersebut saat diwawancarai wartawan setelah menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (17/8/2026).

Dikatakannya, memasuki transformasi bisnis PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) periode 2025–2026, realisasi produksi semen PT Semen Padang hingga Juli 2026 mencapai 2,6 juta ton.

Volume tersebut mencapai 107,83 persen dari target RKAP dan tumbuh 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Produksi Semen Tembus 2,6 Juta Ton

Selain produksi semen, produksi clinker hingga Juli 2026 tercatat 2,2 juta ton atau 91,16 persen dari target RKAP.

Sementara itu, volume penjualan mencapai 3,2 juta ton dengan realisasi 93,96 persen dari RKAP.

Dari sisi keuangan, pendapatan bersih perusahaan mencapai 102,75 persen dari target RKAP. Pendapatan tersebut juga tumbuh 11,58 persen secara tahunan.

Capaian paling mencolok terlihat dari laba bersih perusahaan yang melonjak 393,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi laba bersih tersebut juga telah mencapai sekitar 130 persen di atas target RKAP.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perusahaan di tengah kondisi industri semen nasional yang masih menghadapi persoalan kelebihan kapasitas produksi atau oversupply.

Semen Padang Tak Boleh Cepat Berpuas Diri

Meski mencatat sejumlah capaian positif, Pri menegaskan kinerja tersebut bukan alasan bagi jajaran perusahaan untuk cepat berpuas diri.

“Jangan cepat berpuas diri. Masih ada waktu hingga akhir tahun yang harus kita manfaatkan untuk memperkuat kinerja perusahaan,” ujar Pri.

Menurutnya, PT Semen Padang akan terus memperkuat efisiensi biaya, meningkatkan penjualan domestik, mempertahankan pasar ekspor, serta mengoptimalkan seluruh aset dan fasilitas produksi yang dimiliki.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mempertahankan kinerja di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat.

“Jadi kita harus meningkatkan penjualan pasar domestik serta memperkuat efisiensi,” ucapnya.

Pri sebelumnya juga mengajak seluruh insan PT Semen Padang menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai semangat untuk bangkit, memperkuat daya saing, dan merebut kembali kepercayaan pasar.

Perjuangan insan perusahaan saat ini adalah menjaga, mempertahankan, dan membesarkan PT Semen Padang agar tetap tumbuh, sehat, kompetitif, serta mampu memberikan manfaat yang luas.

Ia menilai dinamika industri semen, persaingan pasar, perkembangan teknologi, dan perubahan kebutuhan konsumen harus dijawab dengan keberanian beradaptasi serta menghadirkan inovasi.

“Kita memiliki sejarah panjang, pengalaman, aset, dan sumber daya manusia yang kuat. Yang paling penting, kita memiliki semangat untuk terus berjuang, menghadapi tantangan, dan bangkit bersama,” ujarnya.(*)

Editor : Hendra Efison
produksi semen laba Semen Padang kinerja Semen Padang 2026 oversupply semen semen padang