SCF 2026 Sukses, Transaksi Capai Rp2,75 M

Suryani • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:58 WIB
Kepala Perwakilan BI Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram dan Wawako Padang, Maigus Nasir saat penutupan (SCF) 2026 di Hotel Pangeran Beach Padang, Minggu (30/8). (SURYANI/PADEK)
Kepala Perwakilan BI Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram dan Wawako Padang, Maigus Nasir saat penutupan (SCF) 2026 di Hotel Pangeran Beach Padang, Minggu (30/8). (SURYANI/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM—Creative Economy Festival (SCF) 2026 digelar Bank Indonesia Sumbar berlangsung sukses. Selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026, antusiasme masyarakat relatif tinggi. Terbukti transaksi penjualan di both UMKM yang ikut pameran mencapai Rp2.745.862.200.

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah resmi menutup rangkaian Sumatera Barat Creative Economy Festival (SCF) 2026 pada Minggu (30/8), di Hotel Pangeran Beach, Padang.

Festival yang berlangsung selama tiga hari, pada 28–30 Agustus 2026, tersebut ditutup oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram, bersama Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Aliran Sungai Bangek Padang, Dievakuasi 81 Orang

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancer serta mendapat sambutan positif dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

Mohamad Abdul Majid Ikram mengatakan, hingga hari ketiga, penjualan langsung sementara SCF 2026 mencapai Rp917.762.200, terdiri atas Rp289.908.800 pada hari pertama, Rp375.989.900 pada hari kedua, dan Rp251.863.500 pada hari ketiga. 

“Angka hari ketiga masih sementara karena transaksi dan rekapitulasi masih berlangsung. Ditambah penjualan daring selama Agustus 2026 hingga pelaksanaan SCF sebesar Rp1.337.300.000, total sementara penjualan langsung dan daring mencapai Rp2.255.062.200,” ujarnya saat acara penutupan di Pangeran Beach Hotel Minggu (30/8) sore.

Baca Juga: KAI Sumbar Siapkan 37 PJL Baru, Wajib Sertifikasi Sebelum Bertugas

Dikatakan, SCF 2026 juga menghasilkan Letter of Intent (LOI) atau komitmen transaksi dengan buyer asal Taiwan senilai Rp490.800.000.

Dengan memperhitungkan penjualan langsung, penjualan daring, dan LOI tersebut, keseluruhan capaian sementara transaksi dan potensi kerja sama mencapai Rp2.745.862.200. Nilai ini akan diperbarui setelah seluruh transaksi dan rekapitulasi hariketigaselesaidilakukan.

“Capaian tersebut menunjukkanperan SCF 2026 tidak hanya sebagai sarana promosi produk, tetapi juga sebagai ruang transaksi, perluasan akses pasar, serta pembangunan jejaring usaha bagi UMKM Sumatera Barat. Komitmen transaksi dengan buyer Taiwan turut membuka peluang bagi produk unggulan daerah untuk memperluas pasar dan menembus rantai perdagangan global,” ucapnya.

Baca Juga: Rupiah Diprediksi Tetap Lemah 5 Tahun ke Depan, Didik Soroti Masalah Struktural

Mohamad Abdul Majid Ikram menyampaikan, SCF 2026 merupakan wujud nyata sinergi Bank Indonesia, pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, komunitas, dan masyarakat dalam me mperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta mendorong UMKM naik kelas, Go Digital, dan Go Export.

“SCF 2026 tidak berhenti pada kegiatan pameran dan penjualan produk. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses membawa UMKM dari produk yang baik menjadi bisnis yang kuat, dari pasar local menuju pasar yang lebih luas, serta dari potensi menjadi prestasi,” ujar Majid.

Sinergi dan Antusiasme Masyarakat

Mengusung tema “Creative Culture for Digital and Sustainable Future: Mendorong Daya Saing Ekonomi Kreatif Sumatera Barat Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital,” SCF 2026 menghadirkan lebih dari 60 UMKM melalui zona Citra Nusa, Gastronomi dan Cangkir Barista, Recycle & Green Creative, serta Zona Edukasi.

Baca Juga: Pesta Rakyat Kurao Raya Padang, Maigus Nasir Ajak Pemuda Jadi Generasi Berintegritas dan Berprestasi

Beragam produk unggulan Sumatera Barat ditampilkan, mulai dari wastra, fesyen, kriya dan kerajinan, makanan dan minuman olahan, kopi, teh, hingga produk kreatif berbasis keberlanjutan. Pengunjung juga memperoleh edukasi mengenai QRIS, Cinta, Bangga, Paham Rupiah, pelindungan konsumen, ekonomi dan keuangan syariah, literasi keuangan, serta transformasi digital UMKM.

Antusiasme masyarakat tercermin dari jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 2.000 orang pada hari pertama dan diperkirakan sekitar 2.000 orang pada hari kedua.

Dengan demikian, sekitar 4.000 pengunjung telah menghadiri SCF 2026 selama dua hari pertama, di luar jumlah pengunjung pada hari penutupan yang masih dalam proses rekapitulasi.

Baca Juga: Dari Kampung Olo Padang, Fadly Amran Minta Pemuda Jadi Penggerak Kepedulian Sosial

Seluruh rangkaian SCF 2026 yang mencakup SCF Fair, SCF Forum, SCF Competition, serta entertainment and cultural performance berjalan lancar. SCF Forum menghadirkan berbagai talkshow, lokakarya, dan business matching mengenai perencanaan keuangan, kecerdasan artificial untuk pemasaranproduk, digitalisasi dan pelindungan data UMKM, ekspor, ekonomi hijau, kesehatan, ekonomi dan keuangan syariah, serta pengembangan fesyen.

Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan kompetisi paduan suara Dharma Wanita Persatuan, lomba menggambar dan mewarnai tingkat sekolah dasar, Bankers Competition, Fashion Show Competition, pertunjukan seni dan budaya, serta penampilan musisilokal dan nasional. Pada hari terakhir, masyarakat juga mengikuti Fun Walk SCF 2026 dan talkshow kesehatan “Inspiring Healthy Living with dr. Reisa Broto Asmoro.”

Wakil WaliKota Padang, Maigus Nasir mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran SCF 2026. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, perbankan, akademisi, komunitas, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu sumbe rpertumbuhan ekonomi Sumatera Bara,” ujarnya.

Baca Juga: Jawi Saja Harus Berjalan Lurus, Apalagi Manusia: Video Pacu Jawi Juara Nasional

Melalui semangat “Dari Nagari untuk Negeri,” Bank Indonesia berkomitmen melanjutkan penguatan kapasitas usaha, digitalisasi, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan fasilitasi ekspor.

Berakhirnya SCF 2026 diharapkan menjad awal dari kerjasama yang semakin luas agar produk unggulan Sumatera Barat mampu tumbuh secara berkelanjutan serta semakin berdaya saing di pasar nasional dan global. (eni)

Editor : Adetio Purtama
SCF 2026 BI Perwakilan Sumbar bank indonesia