Harga Emas Stabil, Investor Tunggu Data Payrolls AS

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 13:03 WIB
Harga emas stabil di US$4.468,27 per ounce, Jumat (4/9/2026). (Foto ilustrasi: Pegadaian)
Harga emas stabil di US$4.468,27 per ounce, Jumat (4/9/2026). (Foto ilustrasi: Pegadaian)

PADEK.JAWAPOS.COM — Harga emas dunia stabil pada Jumat (4/9/2026) dan berada di jalur kenaikan mingguan tipis. Investor kini menunggu data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) untuk mencari petunjuk mengenai keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) berikutnya.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot bertahan di level US$4.468,27 per troy ounce pada pukul 11.10 WIB. Pada perdagangan Kamis (3/9/2026), harga emas melonjak 2 persen setelah pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September.

Perubahan ekspektasi tersebut terjadi setelah Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan dirinya akan mendukung keputusan mempertahankan suku bunga apabila data terus menunjukkan tekanan inflasi yang mereda.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,6 persen menjadi US$4.514,60 per ounce.

Pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 50 persen untuk kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Perhatian utama pasar tertuju pada laporan nonfarm payrolls AS yang dijadwalkan dirilis pada pukul 12.30 GMT.

Ross Maxwell, Global Strategy Operations Lead VT Markets, mengatakan data ketenagakerjaan yang lemah dan kenaikan tingkat pengangguran dapat mengurangi alasan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga.

Dalam kondisi tersebut, harga emas berpotensi kembali menguat. Namun, menurut Maxwell, emas masih rentan terhadap perubahan sentimen pasar karena data inflasi AS juga akan dirilis pekan depan.

"Pasar terus mendapat dukungan dari permintaan bank sentral, yang dapat membatasi besarnya penurunan," kata Maxwell.

Emas selama ini kerap dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Namun, suku bunga yang tinggi cenderung memberikan tekanan terhadap emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil.

Data yang dirilis Kamis menunjukkan jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran meningkat tipis pada pekan lalu. Meski demikian, angka pemutusan hubungan kerja masih rendah, yang menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja relatif stabil.

Harga Logam Mulia Lain

Pergerakan negatif juga terjadi pada sejumlah logam lainnya.

Harga perak spot turun 0,5 persen menjadi US$66,59 per ounce. Platinum turun 1,5 persen menjadi US$1.799,44, sedangkan paladium melemah hampir 1 persen menjadi US$1.408,75.

Harga platinum dan paladium berada di jalur penurunan mingguan tipis.(*)

Editor : Heri Sugiarto
emas AS harga emas payrolls AS the fed harga emas hari ini