PADEK.JAWAPOS.COM — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, terus memperkuat budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan melalui Continuous Improvement Project (CIP) Award 2026.
CIP Award merupakan program apresiasi sekaligus kompetisi yang memberikan penghargaan atas implementasi Continuous Improvement Project (CIP) terbaik dari berbagai divisi di PTBA.
Proyek yang telah dilaksanakan selama 2025 tersebut dinilai melalui proses yang komprehensif dan terstandarisasi untuk mengidentifikasi inisiatif yang memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan.
Ajang tersebut sekaligus menjadi wadah bagi insan Bukit Asam untuk meningkatkan kualitas eksekusi proyek, mengembangkan gagasan inovatif, serta mengasah kemampuan menyampaikan hasil melalui storytelling.
Berbagai praktik unggulan yang dihasilkan dalam proyek tersebut juga diharapkan dapat dibagikan dan direplikasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh unit kerja lainnya.
Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan, kemampuan untuk terus beradaptasi dan menyempurnakan proses kerja menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika bisnis.
“Continuous improvement tidak berhenti pada lahirnya sebuah ide, tetapi bagaimana gagasan tersebut diterapkan secara konsisten, menghasilkan dampak nyata, dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Karena itu, CIP Award menjadi bentuk apresiasi sekaligus ruang untuk berbagi praktik terbaik yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Eko.
Keterlibatan seluruh insan perusahaan menjadi kunci dalam membangun lingkungan kerja yang inovatif.
Setiap gagasan, baik yang berkaitan dengan operasional maupun proses bisnis, memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi solusi yang lebih efektif.
“Semangat untuk berinovasi dan menyempurnakan cara kerja perlu hadir dalam keseharian. Semakin banyak gagasan yang dikembangkan, diuji, dan diterapkan, semakin besar pula peluang perusahaan menemukan solusi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, produktivitas, dan kualitas proses bisnis,” katanya.
Ketua TIBIA Tegar Resdiansyah mengatakan, ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman serta pembelajaran dari berbagai inisiatif yang telah dijalankan.
“CIP Award menjadi ruang bagi insan PTBA untuk menunjukkan inisiatif yang telah memberikan dampak sekaligus berbagi pembelajaran dengan rekan-rekan di unit kerja lain. Kami berharap kompetisi ini semakin menumbuhkan semangat untuk menghadirkan solusi dan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Tegar.
Sementara itu, Koordinator CIP Award TIBIA Dian Lazuardy BA menjelaskan, proses penilaian mencakup berbagai aspek dan tidak hanya melihat hasil akhir proyek.
Penilaian dilakukan secara komprehensif dan terstandarisasi agar setiap improvement dapat dievaluasi secara objektif. Proses tersebut melibatkan juri eksternal maupun internal.
“CIP Awards 2026 merupakan ajang apresiasi dan kompetisi atas implementasi continuous improvement (CIP) terbaik dari seluruh divisi sepanjang tahun 2025, dengan penilaian yang komprehensif dan terstandarisasi yang dinilai oleh juri eksternal maupun internal. Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas inovasi, eksekusi, storytelling, praktik terbaik (best practice), sekaligus membangun budaya continuous improvement dan kompetisi yang sehat di lingkungan perusahaan,” jelas Dian Lazuardy.
PTBA berharap pelaksanaan CIP Award 2026 semakin memperkuat kebiasaan untuk mencari cara kerja yang lebih efektif dan menghasilkan solusi secara berkelanjutan.
Hal tersebut sejalan dengan transformasi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, daya saing, dan penciptaan nilai.
Ke depan, ruang kolaborasi dan kompetisi yang sehat akan terus dikembangkan agar gagasan-gagasan terbaik dapat tumbuh menjadi praktik yang memberikan manfaat lebih luas bagi perusahaan.(*)
Editor : Heri Sugiarto