Petani Aur Malintang Olah Kaliandra Jadi Pakan Ternak dan Ikan

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 15:07 WIB
Petani Aur Malintang belajar mengolah kaliandra menjadi pakan ternak dan ikan melalui pelatihan, praktik, serta dukungan mesin pencacah dan pelet.
Petani Aur Malintang belajar mengolah kaliandra menjadi pakan ternak dan ikan melalui pelatihan, praktik, serta dukungan mesin pencacah dan pelet.

PADEK.JAWAPOS.COM– Petani di Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padangpariaman, mulai mengolah daun kaliandra menjadi bahan pakan ternak dan ikan.

Kelompok tani kaliandra mempelajari pengolahan pakan tersebut melalui pelatihan di Amal Plaza pada 10–11 September 2026.

Selain mendapat materi dan praktik, petani juga mendapat dukungan mesin pencacah dan mesin pembuat pelet.

Kaliandra Jadi Bahan Pakan Ternak

Dosen Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) Prof. Ramaiyulis mengatakan, petani dapat memanfaatkan kaliandra sebagai salah satu bahan pakan ternak, terutama untuk sapi, kambing, dan kerbau. Namun, petani perlu mengolah dan memformulasikannya secara tepat.

“Potensi kaliandra ini bisa untuk membuat produk makanan ternak, terutama sapi dan kambing,” kata Prof. Ramaiyulis saat memberikan materi kepada kelompok tani.

Menurutnya, petani dapat mengombinasikan kaliandra dengan bahan hijauan lain untuk menghasilkan pakan. Salah satunya melalui proses pembuatan silase.

Petani dapat menggunakan batang jagung, rumput gajah, dan jerami padi sebagai bahan campuran dalam proses tersebut.

Tepung Kaliandra untuk Pakan Ikan

Selain pakan ternak, petani juga mempelajari pemanfaatan kaliandra sebagai bahan formulasi pakan ikan.

Dosen PPNP Auzia Asman menjelaskan, petani dapat mencampurkan tepung kaliandra dengan tepung ikan, tepung jagung, tepung tapioka, minyak ikan, vitamin, dan mineral.

Petani menyesuaikan formulasi tersebut dengan kebutuhan nutrisi pakan yang akan diproduksi. Peserta kemudian mempraktikkan pengolahan bahan hingga menghasilkan pelet.

Pemanfaatan kaliandra tersebut membuka peluang bagi masyarakat Aur Malintang untuk mengembangkan tanaman yang tersedia di sekitar mereka menjadi produk dengan fungsi dan nilai tambah lebih luas.

PT Semen Padang Dorong Potensi Lokal

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program itu mendorong pengembangan potensi lokal sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong masyarakat agar potensi kaliandra yang ada dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Hernes.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan PPNP sebagai institusi pendidikan yang memiliki kompetensi dalam bidang pertanian, peternakan, dan teknologi pengolahan. (*)

Editor : Hendra Efison
Aur Malintang pt semen padang Kaliandra pakan ikan pakan ternak