PTBA Sediakan Akses Air Berbasis Energi Surya untuk Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 23:26 WIB
PT Bukit Asam (PTBA) meresmikan Water Treatment Plant (WTP) berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi masyarakat Talang Jawa Sidomulyo I, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. (Foto: Corcom PTBA)
PT Bukit Asam (PTBA) meresmikan Water Treatment Plant (WTP) berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi masyarakat Talang Jawa Sidomulyo I, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. (Foto: Corcom PTBA)

PADEK.JAWAPOS.COM – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, menghadirkan akses air bagi masyarakat Talang Jawa Sidomulyo I, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, melalui Water Treatment Plant (WTP) berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Infrastruktur tersebut diresmikan PTBA sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus pemanfaatan energi terbarukan.

Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas hidup melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

WTP Berbasis PLTS Jawab Kebutuhan Warga

Tanjung Enim Mining Site General Manager PTBA Satria Wirawan mengatakan, WTP berbasis PLTS merupakan salah satu upaya perusahaan menghadirkan solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“PTBA berupaya menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperhatikan aspek lingkungan. Melalui WTP berbasis PLTS ini, kami mendukung akses terhadap air sekaligus mendorong penggunaan energi terbarukan. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Satria.

Menurut Satria, keberlangsungan sarana tersebut membutuhkan keterlibatan aktif warga dan pemangku kepentingan. Karena itu, PTBA menyerahkan pengelolaannya kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sidomulyo I.

“Penyediaan infrastruktur merupakan tahap awal. Pengelolaan dan pemeliharaan bersama menjadi kunci agar manfaatnya terus dirasakan. Kami berharap sinergi PTBA, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terjaga dengan baik,” katanya.

Pelibatan Warga Jadi Bagian Pengelolaan

Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui inisiatif yang berbasis kebutuhan lokal.

“Penyediaan akses air melalui WTP berbasis PLTS merupakan bentuk kontribusi PTBA yang selaras dengan semangat Asta Cita untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kami meyakini kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi penting agar manfaatnya dapat terus dirasakan,” ujar Eko.

Eko menambahkan, pelibatan warga dalam pengelolaan turut membangun rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap sarana yang telah disediakan.

“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat, kami berharap fasilitas ini dapat dikelola secara optimal sehingga mendukung kemandirian dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” katanya.

Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan

Inisiatif tersebut sekaligus memperkuat komitmen PTBA dalam menjalankan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dengan mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan.

Penggunaan PLTS sebagai sumber energi operasional WTP menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan.

Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, PTBA berharap WTP tersebut dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kualitas hidup yang lebih baik dan berkelanjutan.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat Asta Cita menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera. (*)

Editor : Heri Sugiarto
Talang Jawa Sidomulyo I energi terbarukan plts ptba tanjung enim