Bumbu Nikma Bidik Dapur Hotel, Tawarkan Bumbu Rendang dan Soto Padang Siap Pakai

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 16:20 WIB
General Manager Bumbu Nikma H Indra Masa berada di tenant Bumbu Nikma dalam rangkaian kegiatan menjelang Musda VI PHRI Sumbar di Hotel Pangeran Beach, Padang, Selasa (29/9/2026).
General Manager Bumbu Nikma H Indra Masa berada di tenant Bumbu Nikma dalam rangkaian kegiatan menjelang Musda VI PHRI Sumbar di Hotel Pangeran Beach, Padang, Selasa (29/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM — Bumbu Nikma membidik kebutuhan dapur hotel dan restoran di Sumatera Barat melalui berbagai produk bumbu masak, termasuk bumbu rendang dan soto Padang siap pakai.

General Manager Bumbu Nikma, H Indra Masa, mengatakan produk perusahaan tersebut dapat menjadi pilihan bagi pelaku industri perhotelan yang membutuhkan bumbu masakan dalam bentuk praktis.

"Produk yang diperlukan hotel itu seperti bumbu kari, bumbu soto padang, dan bumbu rendang. Nikma selalu menyediakan itu, sampai bumbu untuk masakan luar negeri pun bisa," kata Indra di sela rangkaian kegiatan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) VI Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Barat di Hotel Pangeran Beach, Padang, Selasa (29/9/2026).

Bumbu Nikma telah beredar sejak 1943. Produk yang ditawarkan mencakup bumbu rendang, gulai, sop, kari, dan soto. Perusahaan juga menyediakan minyak sate dan minyak soto.

Menurut Indra, seluruh produk Bumbu Nikma berbentuk bubuk dan kering. Karakter tersebut membuat produk memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan bumbu basah.

Bumbu Nikma juga menyediakan bumbu untuk masakan yang tidak hanya berasal dari kuliner Minang. Salah satunya bumbu untuk masakan luar negeri seperti black pepper stick.

Untuk kuliner khas Sumatera Barat, bumbu rendang menjadi salah satu produk yang digunakan mulai dari skala rumah tangga hingga restoran dan katering.

"Bumbu rendang kami selalu sediakan, dari skala kecil sampai skala besar, dari rumah tangga sampai restoran dan katering," ujarnya.

Selain rendang, Indra menyebut bumbu soto Padang menjadi salah satu produk yang sedang berkembang. Bumbu tersebut dibuat dalam bentuk siap pakai sehingga konsumen hanya perlu menyiapkan air dan ayam untuk mengolahnya menjadi hidangan.

Bumbu Nikma juga menyiapkan produk soto lengkap. Produk tersebut terdiri atas bumbu, MSG, minyak, dan rempah dalam satu paket.

Indra mengatakan kebutuhan hotel terhadap produk bumbu menjadi salah satu alasan Bumbu Nikma menjalin hubungan dengan PHRI. Menurutnya, industri perhotelan memiliki kebutuhan besar terhadap makanan dan minuman, termasuk bahan pendukung pengolahan makanan.

Melalui rangkaian kegiatan menjelang Musda VI PHRI Sumbar, Bumbu Nikma membuka peluang untuk memperkenalkan produknya kepada pengelola hotel dan para chef.

"Ini sangat mendorong bagi kami. Insya Allah kami tawarkan kepada chef-chef hotel yang belum memakai produk kami untuk mencobanya," katanya.

Di sisi lain, Indra mengungkapkan sekitar 60 persen bahan baku bumbu Bumbu Nikma berasal dari impor melalui pihak ketiga. Bahan tersebut antara lain ketumbar, adas, jintan, dan cabai kering.

Bumbu Nikma memilih bahan dalam bentuk kering untuk produknya. Menurut Indra, penggunaan cabai kering menjadi salah satu pembeda dibandingkan produk lokal yang lebih banyak menggunakan cabai basah.

Rangkaian kegiatan menjelang Musda VI PHRI Sumbar berlangsung hingga 1 Oktober 2026. Sejumlah agenda digelar, antara lain Festival Coffee, Tea, Cokelat, dan UMKM, Pastry Dessert Competition, Teh Talua Competition, serta lomba hospitality skill.(*)

Editor : Hendra Efison
Bumbu Nikma Hotel Sumbar rendang PHRI Sumbar Soto Padang