PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 40 papan telur hasil peternakan Universitas Andalas (Unand) dibawa mahasiswa untuk dijual langsung kepada warga yang beraktivitas di kawasan kampus pada Minggu pagi. Telur tersebut habis terjual dalam kegiatan penjualan yang telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.
Aktivitas jual beli berlangsung di tengah ramainya warga yang berolahraga di kawasan Unand, Limau Manis.
Sejumlah masyarakat yang selesai joging dan berjalan kaki terlihat mendatangi mahasiswa untuk melihat sekaligus membeli telur yang tersedia.
Rendy (22), mahasiswa Peternakan Unand, mengatakan penjualan telur tersebut merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk mengembangkan kegiatan peternakan.
Ketika dijumpai tim Padang Ekspres, Minggu (4/10/2026), Rendy mengatakan telur yang dijual merupakan hasil produksi peternakan Unand.
“Hasil telur di peternakan memang biasanya langsung dijual,” kata Rendy.
Menurut Rendy, jumlah telur yang dibawa mahasiswa untuk dijual pada Minggu pagi bisa mencapai 40 papan dan habis terjual. Bahkan, pada pekan sebelumnya penjualan mencapai sekitar 66 papan.
Harga telur berada pada kisaran Rp42 ribu hingga Rp50 ribu per papan. Perbedaan harga tersebut bergantung pada ukuran telur.
Selain harga, warga tertarik karena telur berasal langsung dari peternakan kampus. Sejumlah pembeli menilai produk tersebut lebih fresh karena dipasarkan tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.
Penjualan pada Minggu pagi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membeli hasil peternakan Unand ketika mereka sedang berolahraga di kawasan kampus.
Rendy mengatakan pemasaran telur tidak hanya dilakukan pada Minggu pagi. Sebagian hasil produksi juga sudah memiliki pelanggan tetap di lingkungan Unand.
“Biasanya kami stay di kandang, ada juga langganan. Langganannya biasanya dosen, mahasiswa, dan kantin-kantin di Unand,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keuntungan dari penjualan telur nantinya dibagi bersama tim fakultas sesuai mekanisme yang berlaku.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut memberikan pengalaman mengelola hasil peternakan hingga memasarkannya langsung kepada konsumen. Penjualan juga menjadi salah satu cara memperkenalkan produk peternakan Unand kepada masyarakat.
Mahasiswa ke depan berencana menyediakan stan khusus untuk penjualan telur agar pemasaran dapat dilakukan lebih teratur. Namun, rencana tersebut belum direalisasikan.(*)
Editor : Hendra Efison