PADEK.JAWAPOS.COM-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi diterpa isu tak sedap. Salah satu petugas diisukan melakukan aksi pelecehan seksual terhadap salah satu tahanan wanita yang dititipkan di lapas tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Herdianto membantah adanya dugaan pelecehan seksual oleh petugas terhadap tahanan perempuan sebagaimana isu yang baru-baru ini beredar.
Hal ini disimpulkan setelah pihak lapas melakukan investigasi awal secara internal. “Merespon kabar tersebut, kami langsung mengambil tindakan dengan melakukan investigasi awal. Kita memanggil tahanan yang bersangkutan dan tahanan tersebut menyebutkan bahwa kabar tersebut tidak benar,” ujar Herdianto, Kamis (1/8).
Ia juga menyebutkan bahwa dalam investigasi awal tersebut, tahanan perempuan tersebut membantah adanya tindakan pelecehan seksual. “Pada investigasi ini kita juga meminta keterangan petugas yang diduga melakukan pelecehan tersebut dan petugas yang bersangkutan juga membantah tudingan tersebut,” imbuhnya.
Ia menegaskan, terdapat kejanggalan dalam dugaan ini karena berdasarkan pemeriksaan CCTV tidak ada indikasi kejadian tersebut. “Meskipun demikian, kasus ini menjadi pelajaran buat kami agar meningkatkan kewaspadaan. Saya meminta kepada seluruh jajaran agar bekerja profesional dan tidak macam-macam. Untuk informasi lebih lanjut nanti kami sampaikan lagi,” tutupnya.
Sehari sebelumnya, Rabu (31/7), Lapas Kelas IIA Bukittinggi diterpa isu adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum petugas terhadap salah satu tahanan perempuan. Bahkan isu ini sempat beredar pada sejumlah pemberitaan online dan media sosial. (rna)
Editor : Novitri Selvia