Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Bukittinggi: Warga Diminta tak Terpancing Isu Negatif

Rian Afdol • Selasa, 8 Oktober 2024 | 18:30 WIB

MATANGKAN PERSIAPAN: Pemko Bukittinggi menggelar FGD persiapan pelaksanaan tahapan Pilkada 2024 di aula balaikota setempat, Senin (7/10). (RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
MATANGKAN PERSIAPAN: Pemko Bukittinggi menggelar FGD persiapan pelaksanaan tahapan Pilkada 2024 di aula balaikota setempat, Senin (7/10). (RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)

PADEK.JAWAPOS.COM-Menjaga agar pelaksanaan seluruh tahapan pemilu berjalan dengan baik, Pjs Wali Kota Bukittinggi Hani Syopiar Rustam kembali menegaskan kepada seluruh pimpinan SKPD dan jajaran Pemko Bukittinggi untuk menjaga netralitas.

Hal ini disampaikan Pjs Wali Kota saat Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Pemko Bukittinggi dalam rangka persiapan pelaksanaan tahapan Pilkada 2024, di Aula Balaikota, Senin (7/10). FGD tersebut dihadiri Forkopimda, KPU, Bawaslu dan SKPD se-Kota Bukittinggi.

“ASN harus netral. Jangan ada yang ikuti politik praktis. Ini tegas dan tidak ada pengecualian. ASN juga wajib netral untuk memberikan pelayanan publik, karena ini menjadi kewajiban kita sebagai pelayan masyarakat,” tegas Hani S Rustam.

Ia juga mengingatkan terkait penandatangan pakta integritas terkait netralitas selama pelaksanaan pilkada yang telah ditandatangi sebelumnya oleh jajaran SKPD dan ASN pada 26 September lalu.

“Seluruh SKPD, diminta untuk ikut mengimbau dan mengajak warga, untuk memberikan hak pilihnya pada 27 November mendatang. Tapi ingat, bukan untuk mengarahkan warga memilih salah satu paslon, tapi untuk memberikan hak pilihnya, supaya partisipasi pemilih meningkat,” katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat Bukittinggi untuk tidak terpancing isu negatif, menghindari permusuhan, tidak menyebarkan hoax, tetap menjaga keamanan, kesejukan dan kedamaian selama proses pilkada hingga ditetapkannya pemenang pilkada.

“Saya berharap kepada Forkopimda dan jajaran pemko untuk semakin kompak dan sinergi dalam memonitor dan memitigasi serta mengambil langkah strategis, agar seluruh tahapan pilkada berjalan lancar, aman, kondusif dan tentunya target partisipasi pemilih naik dan zero konflik hingga ini selesai,” pungkasnya.

Hani Syopiar Rustam juga menyampaikan bahwa situasi dan kondisi Bukittinggi terkait sudah dimulainya kampanye pilkada 2024 berjalan dengan kondusif aman dan terkendali.

“ini pertemuan kedua kami bersama Forkopimda sejak saya diberikan amanah menjadi Pjs Wali Kota Bukittinggi. Hingga kini, per tanggal 6 Oktober 2024, kondisi politik, sosial dan budaya Kota Bukittinggi, masih tergolong aman, stabil, normal dan kondusif,” ungkap Hani.

Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Pada kesempatan FGD ini Pjs Wako Bukittinggi juga memberikan catatan terkait partisipasi pemilih, di mana sebelumnya pada Pilpres 2024 lalu baru mencapai angka 74 persen. Menurutnya angka ini masih harus ditingkatkan.

“Saya juga imbau pada masyarakat untuk gunakan hak pilih, dengan cara datang ke TPS pada 27 November. Coblos paslon sesuai pilihan masing masing dengan prinsip LUBER. Suara anda turut menentukan masa depan Kota Bukittinggi yang kita cintai ini,” pesannya.

Untuk gelaran pilkada mendatang, KPU Bukittinggi telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 97.517 pemilih, dengan 206 TPS. Pilkada Bukittinggi akan diikuti oleh empat pasangan calon.

Tahapan kampanye dimulai pada 25 September hingga 23 November 2024. dan 24 hingga 26 November merupakan masa tenang. Saat ini proses pencetakan 102.602 surat suara sedang berlangsung. (rna)

Editor : Novitri Selvia
#pemko bukittinggi #Hani Syopiar Rustam #netralitas asn #pilkada 2024 #fgd