PADEK.JAWAPOS.COM-Sepanjang 2024, capaian Universal Health Coverage (UHC) Sumatera Barat (Sumbar) terus bertumbuh dengan cukup signifikan.
Hingga awal November, capaian UHC Sumbar mencapai 95,63 persen, meningkat 4,87 persen dibandingkan Januari 2024 yang berada di angka 90,76 persen.
Artinya, dari total 5.788.436 jiwa penduduk Sumatera Barat, sebanyak 5.535.365 jiwa telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hal itu disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Haris Prayudi mewakili Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah II saat Penguatan Fungsi PPID dan Media Gathering Kantor Cabang se-Sumbar, di Hotel Santika Bukittinggi, Senin (18/11).
Meski demikian, dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, masih ada empat kabupaten yang masih belum ada dalam kategori UHC atau 95 persen warganya telah tercover oleh JKN.
”Empat kabupaten itu yakni Kabupaten Padangpariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok,” ujarnya.
BPJS Kesehatan, lanjut Haris, terus mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan capaian UHC di wilayahnya masing-masing. Salah satunya dengan mengajak pemerintah daerah berpartisipasi dalam pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS bagi masyarakatnya.
”Tidak ada batasan terkait dukungan pemerintah daerah dalam menjaminkan masyarakatnya, tapi kita berharap setidaknya ada di angka 20 persen,” tuturnya.
Menurutnya, BPJS Kesehatan akan terus mendorong seluruh pemda agar memiliki kepedulian yang lebih baik dalam menjamin kesehatan masyarakatnya melalui program JKN.
”Kita terus mendorong seluruh pemda agar memiliki kepedulian yang lebih baik di sektor ini,” tutup Haris. (rna)
Editor : Novitri Selvia