Acara berlangsung di Kantor Kemenag Kota Bukittinggi dengan dihadiri sekitar 40 peserta dari berbagai unsur.
Sebanyak 12 siswa dari MAN 1 dan MAN 2 Bukittinggi menerima bantuan untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar Kairo, Mesir. Selain itu, satu siswi lainnya mendapat dukungan untuk studi ke Monash University, Australia.
“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Melalui bantuan ini, kami berharap para penerima dapat terus berprestasi dan kelak kembali membangun daerah serta bangsa dengan ilmu yang diraih,” kata Manager PLN UP3 Bukittinggi, Munawir Liling.
Ketua YBM UP3 Bukittinggi, Yotrizal, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud penyaluran zakat pegawai PLN untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya bidang pendidikan.
“Bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan doa dan dukungan agar para penerima menjadi generasi yang membawa kebaikan dan perubahan positif,” ujarnya.
Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, Eri Iswandi, MA., mengapresiasi langkah PLN dan YBM. “Kerja sama ini bukti nyata sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam memajukan pendidikan. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Selain menyerahkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang perkenalan resmi Manager PLN UP3 Bukittinggi dengan Kepala Kemenag. PLN turut menyosialisasikan program promo Kado Listrik Ceria (KALCER) berupa diskon tambah daya listrik, serta memperkenalkan layanan kelistrikan lainnya.
PLN menegaskan komitmen untuk hadir bukan hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga mitra pembangunan sosial yang mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison