Revisi AD/ART 12 Forum Nagari, Camat Lubukkilangan Minta Jadi Pedoman Program

Hendra Efison • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Camat Lubukkilangan, Nurul Widya Siska Usman (dua kiri), bersama unsur Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan dalam sidang pleno di Bukittinggi.
Camat Lubukkilangan, Nurul Widya Siska Usman (dua kiri), bersama unsur Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan dalam sidang pleno di Bukittinggi.

PADEK.JAWAPOS.COM— Camat Lubukkilangan Nurul Widya Siska Usman meminta 12 Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan menjadikan AD/ART yang telah direvisi dan disahkan sebagai pedoman dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Menurut Siska, keberadaan AD/ART penting untuk memastikan setiap kegiatan forum memiliki arah dan tujuan yang jelas. Karena itu, dokumen tersebut tidak cukup hanya disahkan, tetapi perlu diterapkan secara konsisten.

Pernyataan itu disampaikan dalam penutupan Sidang Pleno Perubahan dan Pengesahan Revisi AD/ART Forum Nagari/Forum Pemberdayaan di Bukittinggi, Jumat (28/8/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, pengurus KAN, Lurah dan Ketua LPM Lubukkilangan dan KAN Limau Manih. Lurah dan Ketua LPM Pampangan juga hadir sebagai bagian dari wilayah sekitar operasional PT Semen Padang.

“Dengan demikian, setiap program yang disusun dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di Kecamatan Lubukkilangan, termasuk Pauh dan Pampangan,” kata Siska.

Ia menilai AD/ART sebagai pedoman organisasi diperlukan agar pelaksanaan kegiatan Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan memiliki arah yang jelas.

Penerapannya juga diharapkan membuat program di masing-masing wilayah berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.

Siska menilai kontribusi PT Semen Padang selama ini turut membantu masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan.

Menurutnya, kehadiran perusahaan juga memberikan dukungan terhadap pembangunan sosial dan lingkungan.

“Tanpa dukungan PT Semen Padang, masyarakat Lubuk Kilangan, Pauh, dan Kota Padang pada umumnya tentu akan menghadapi kesulitan dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan. PT Semen Padang bukan sekadar perusahaan yang mencari keuntungan, tetapi telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Siska mengatakan perhatian perusahaan tidak hanya dirasakan masyarakat Lubukkilangan, tetapi juga masyarakat Kecamatan Pauh dan Kelurahan Pampangan serta Kota Padang pada umumnya.

“Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang selama ini kami rasakan,” sambungnya.

Siska berharap AD/ART yang telah disahkan benar-benar diterapkan oleh seluruh Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan.

Dengan begitu, setiap program yang dijalankan memiliki dasar organisasi dan arah kegiatan yang jelas.

Ia juga berharap PT Semen Padang terus berjaya di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat.

Menurutnya, keberlangsungan perusahaan berkaitan dengan dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.(*)

Editor : Hendra Efison
AD/ART Forum Nagari Camat Lubukkilangan Nurul Widya Siska Usman pt semen padang pemberdayaan masyarakat Forum Nagari