Pada akhir September 2025, 10 judul drama tercatat paling mendominasi percakapan publik dan menjadi viral di media sosial.
Dilansir dari data yang dirilis oleh Good Data Corporation, peringkat ini menunjukkan seberapa besar perhatian dan diskusi yang dihasilkan oleh sebuah drama, baik yang masih tayang (on going) maupun yang baru saja tamat, di kalangan penonton. Data ini diolah dari berbagai sumber percakapan, termasuk artikel berita dan platform media sosial.
Menurut unggahan akun TikTok nop nop PEN GEBUG JAEPIL pada Minggu (12/10/2025), yang mengutip data dari Good Data, berikut adalah daftar lengkap Top 10 Drakor yang paling banyak dibicarakan pada periode akhir September:
- Bon Appetit Your Majesti, Drama ini menempati posisi puncak dengan persentase pembicaraan yang signifikan, mencapai 23,06 persen. Angka ini menunjukkan tingginya minat dan diskusi yang dihasilkan oleh serial tersebut.
- You And Everything Else, Menyusul di posisi kedua, serial ini juga menunjukkan daya tarik yang kuat dengan perolehan 18,86 persen dari total pembicaraan.
- Tempest, Serial Tempest menduduki peringkat ketiga dengan persentase 9,09 persen.
- Queen Mantis, Drama ini tercatat menarik perhatian sebesar 7,20 persen dari total pembicaraan.
- A hundret Memories, Di posisi kelima, A hundret Memories menyumbang 6,99 persen dari keseluruhan diskusi mengenai drakor.
- Shins Project, Serial ini berada di urutan keenam dengan raihan 6,10 persen.
- To The Moon, Mendapat 4,30 persen, To The Moon menempati posisi ketujuh.
- My Youth - Viu Original, Sebagai drama orisinal dari Viu, My Youth berhasil masuk dalam daftar ini dengan perolehan 3,88 persen.
- Walking on the thin Ice, Serial ini berada di urutan kesembilan dengan persentase pembicaraan sebesar 3,03 persen.
- Queen House, Menutup daftar Top 10, Queen House tercatat menyumbang 2,71 persen dari total pembicaraan publik.
Dominasi drama-drama ini di media sosial dan platform berita menunjukkan betapa kuatnya pengaruh konten hiburan Korea di Indonesia. Serial-serial ini telah berhasil memicu diskusi, ulasan, hingga menjadi bahan candaan yang membuatnya viral di kalangan para penonton setianya. (CC1)
Editor : Hendra Efison