PARIAMAN — Sanggar seni Darak Badarak menjalani proses syuting program televisi Si Bolang yang mengangkat perjalanan berdirinya sanggar sejak Maret 2010 hingga meraih pencapaian di tingkat nasional, dengan lokasi pengambilan gambar di Kota Pariaman, Danau Singkarak, dan Alahanpanjang, Sumatera Barat.
Syuting berlangsung selama empat hari dan dimulai dari basecamp Darak Badarak di Desa Rawang, Kota Pariaman.
Proses produksi kemudian dilanjutkan ke kawasan Danau Singkarak dan Alahanpanjang, Kabupaten Solok.
Pendiri Darak Badarak, Ribut Anton Sujarwo, mengatakan tayangan ini menggambarkan perjalanan panjang sanggar yang ia dirikan.
Baca Juga: LPS Cairkan Dana Nasabah BPR Sungai Rumbai Rp1,81 Miliar
“Awal syuting dimulai dari basecamp Darak Badarak di Pariaman, menceritakan bagaimana sanggar ini berdiri pada Maret 2010 hingga perjalanan dan pencapaiannya,” ujar Ribut.
Ia menjelaskan kisah yang diangkat mencakup tantangan dalam mempertahankan eksistensi sanggar hingga meraih prestasi dalam ajang pencarian bakat di televisi nasional.
Anggota sanggar Darak Badarak turut terlibat sebagai pemeran utama dalam tayangan tersebut, termasuk sosok Si Bolang.
Baca Juga: 1.089 JCH Padang Berangkat Haji, Diimbau Hindari Selfie dan Live Streaming di Tanah Suci
Puncak syuting ditandai dengan penampilan Darak Badarak di kawasan Alahanpanjang, Kabupaten Solok.
Ribut menyebut tayangan Si Bolang edisi Darak Badarak dijadwalkan tayang pada akhir April 2026 di Si Bolang yang disiarkan oleh Trans7.
Ia mengajak masyarakat, khususnya warga Pariaman, untuk menyaksikan tayangan tersebut saat penayangan perdana.(*)
Editor : Hendra Efison