PADEK.JAWAPOS.COM — Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, punya cara tersendiri untuk mengenalkan dunia literasi kepada anak-anak. Melalui program Celemek Ajaib Paman Gong, ia mengajak anak bernyanyi, bercerita, dan bermain untuk menumbuhkan ketertarikan terhadap membaca sejak usia dini.
Program tersebut menjadi bagian dari Safari Literasi Sumatera yang digelar Gol A Gong di Kota Bukittinggi, Senin hingga Selasa (12–13/10).
Selain menyasar pelajar melalui kunjungan ke sekolah, kegiatan ini juga menghadirkan podcast dan talkshow literasi di halaman Perpustakaan Kota Bukittinggi.
Gol A Gong mengatakan, kampanye membaca tidak cukup dilakukan dengan menyuruh masyarakat membaca buku.
Menurutnya, pendekatan yang menarik diperlukan agar orang-orang mau terlibat langsung dalam kegiatan literasi.
“Orang-orang di daerah-daerah itu tidak suka disuruh-suruh saja. Suruh baca, baca, tapi yang nyuruhnya harus adil,” ujar Gol A Gong saat talkshow di halaman Perpustakaan Kota Bukittinggi, Selasa (13/10).
Celemek Ajaib untuk Mengenalkan Literasi
Melalui Celemek Ajaib Paman Gong, Gol A Gong memperkenalkan literasi kepada anak-anak dengan cara yang lebih interaktif.
Ia memadukan kegiatan bernyanyi, bercerita, dan permainan untuk menarik perhatian mereka.
Gol A Gong juga menggunakan celemek berisi hadiah dalam kegiatan tersebut.
Pendekatan itu menjadi salah satu cara yang dikembangkannya untuk membuat kegiatan literasi terasa menyenangkan bagi anak usia dini.
Safari Literasi sendiri tidak hanya menyasar anak-anak. Program yang dijalankan sejak Gol A Gong dipercaya menjadi Duta Baca Indonesia pada 2021 itu juga menjangkau pelajar dan masyarakat umum.
Sebelum talkshow di Perpustakaan Kota Bukittinggi pada Selasa (13/10), rangkaian kegiatan Safari Literasi dimulai dengan kunjungan ke SMA Negeri 1 Bukittinggi dan SMP Islam Terpadu (SMPIT) Cahaya Hati pada Senin (12/10). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan podcast.
Membawa Buku Karya Sendiri
Dalam perjalanan Safari Literasi, Gol A Gong turut membawa sejumlah buku karyanya untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
Di antaranya Raket Pena dan Petualangan, Ledakan Idenya agar Kepalamu Tidak Meledak, buku puisi anak, serta antologi cerpen yang pernah dimuat di sejumlah koran.
Ia menyebutkan, penjualan buku menjadi salah satu sumber pembiayaan perjalanan Safari Literasi.
Dukungan dan kerja sama dengan daerah yang dikunjungi juga membantu keberlangsungan program tersebut.
Sebelum singgah di Bukittinggi, Gol A Gong telah melaksanakan kegiatan literasi di sejumlah daerah di Sumatera Barat, termasuk Pasaman Barat, Padang Panjang, dan Dharmasraya.
Setelah dari Bukittinggi, perjalanan Safari Literasi dijadwalkan berlanjut ke Sawahlunto, Payakumbuh, Pekanbaru, Jambi, Palembang, hingga Bangka Belitung.
Melalui Safari Literasi, Gol A Gong berharap kampanye membaca dan menulis dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Program ini mengusung slogan “Safari Literasi Duta Baca Indonesia Menyiapkan Pembaca dan Penulis untuk Masa Depan”. (mg10)
Editor : Hendra Efison