Berada di jalan Bypass yang menghubungkan Padang-Pekanbaru, Camperia menawarkan suasana alam dan aktivitas camping sesuai namanya. Pengunjung dapat bercengkrama di alam terbuka sembari menanti waktu berbuka puasa.
Camperia menawarkan menu khas dengan kuliner unik untuk dicicipi. “Ya, tempatnya nyaman, unik ada api-api unggunnya gitu, suasananya seperti tengah mengadakan camping sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba,” kata Gladisa, pengunjung di Camperia, Kamis (21/3).
Suasana yang nyaman, tata lokasi dan pencahayaan yang apik, menjadikan Camperia mampu membuat pengunjungnya betah berlama-lama. Tidak hanya sekadar menyuguhkan menu kulinernya yang menggugah selera, suasananya juga terasa paripurna.
“Soal rasa, silakan coba sendiri, menu berbuka puasa yang khas atau menu reguler yang disediakan ala cafe, layak dinikmati sepuasnya. Setidaknya begitu rasa yang sudah kita coba di Camperia,” tambah gadis remaja yang biasa disapa Disa ini, kemarin.
Cafe dengan suasana yang unik ala camping ceria ini, kata sang owner, Ibnu Kholik memang sengaja dikonsep sedemikian rupa, termasuk dengan api unggun dan bangunan berbentuk segitiga layaknya tenda-tenda camping di alam bebas.
“Memang sesuai filosofi namanya, “Camping Ceria” ala-ala camper lah,” kata Ibnu Kholik. Khusus untuk menu selama bulan Ramadhan, Camperia menyediakan menu berbuka khusus untuk tamu yang menggelar buka puasa bersama. Ada menu dendeng, gulai cancan dan menu-menu khas lainnya.
“Pengunjung yang akan memilih Camperia sebagai tempat buka puasa bersama tidak usah khawatir soal tempat parkir kendaraan. Sebab kita punya lahan yang cukup luas dan mushala representatif dengan daya tampung sekitar 30 orang lebih,” jelasnya.
Mahasiswa aktif jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unand ini, terbilang cukup piawai menjadi seorang pengusaha cafe. Buktinya, meski masih berstatus mahasiswa sudah membuka usaha dan menyerap tenaga kerja.
Bahkan tidak kalah bersaing dengan cafe-cafe yang ramai di Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota. “Soal harga, Camperia dengan berbagai menu mulai dari kopi, japanese food atau menu-menu kekinian lainnya boleh diadu,” kata Ibnu percaya diri. (fdl)
Editor : Novitri Selvia