Naum, setiap hari dijalaninya dengan semangat dan menjadikannya sebagai salah satu nikmat dari Allah SWT. Sebagai Pimpinan Ponpes Al Quran Darul Inqilabi dan Pengurus Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung, aktivitasnya dijalankan sejak sore hingga malam.
Mulai dari shalat berjemaah, memberi bekal ilmu agama ke para santrinya hingga menghimpun donasi untuk kelangsungan ponpes dan panti. Di Ramahdan ini dia sibuk mengatur santri mengisi ceramah. Mulai dari memberi santri arahan atau nasehat sebelum pergi, menyiapkan materi dan pasangan seperti siapa yang jadi imam atau penceramah.
“Pulang dari kantor tidak langsung pulang ke rumah, mampir dulu shalat Ashar bersama santri, karena di bulan Ramadhan pulang kantor cepat dan bisa shalat sama santri. Selesai shalat duduk bersama, saya sempatkan memberi nasehat-nasehat agama dan kehidupan kepada mereka,” sebut Hasneril.
Materi nasehat yang diberikan salah satunya tentang adab. Keutamaan adab ini terutama dalam kehidupan sehari-hari penting. Ada adab terhadap orang tua, guru. Begitu pun terhadap teman sebaya, orang yang lebih mudah, bahkan terhadap orang-orang tidak mampu, ada adabnya.
“Karena adab itu penting terkhusus Humas DPRD sering kita beri nasehat tentang adab. Alhamdulillah semua staf di Humas DPRD santun-santun dan beradab. Tidak ada yang sombong, itu kita contohkan dari diri kita dulu baru mereka, kita ajarkan bagaimana cara ke atasan, ke teman dan lain sebagainya,” beber Hasneril.
Ia menambahkan, selama Ramadhan dirinya juga aktif menemani santri shalat tarwih dan juga shalat tahajud sampai shalat subuh dan zikir pagi ditemani. Pukul 06.30 baru pulang ganti pakaian dan lanjut ke kantor.
“Itulah kegiatan sehari-hari saya. Memang kurang tidur, namun semangat tetap seperti pulas tidur. Demikian ini memang nikmat di bulan Ramadhan yang didapat, lelah itu bertukar dengan nikmat,” pungkasnya. (ptr)
Editor : Novitri Selvia