Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dandim 0310 SSD Apresiasi Pembangunan Patung Dua Presiden 

Novitri Selvia • Kamis, 25 Agustus 2022 | 13:47 WIB
APRESIASI: Dandim 0310 SSD Letkol Inf Endik Hendra Sandi memberi penghargaan kepada Winoto atas partisipasinya bangun dua patung Presiden RI, kemarin (24/8).(IST)
APRESIASI: Dandim 0310 SSD Letkol Inf Endik Hendra Sandi memberi penghargaan kepada Winoto atas partisipasinya bangun dua patung Presiden RI, kemarin (24/8).(IST)
Warga Nagari Kotolaweh, Winoto, 50, menghabiskan dana mencapai Rp 300 juta untuk membangun dua patung Presiden RI, Soekarno dan Joko Widodo.

”Kedua patung ini saya bangun menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kecintaan saya terhadap pahlawan nasional dan Presiden RI Jokowi. Monumen patung dibangun di halaman rumah saya sendiri di Jorong Kotopanjang, Nagari Kotolaweh, Kecamatan Kotobesar. Dengan proses pembangunannya memakan waktu kurang lebih selama 2,5 tahun,” katanya.

Ia mengungkapkan monumen patung dibangun di atas lahan 6x4 meter dengan tinggi monumen mencapai empat meter dan tinggi patung 2,5 meter yang didatangkan dari Pulau Jawa. ”Alhamdulillah menjelang peringatan HUT ke-77 RI pembangunan monumen patung ini sudah selesai, seluruh biaya murni dari saya sendiri,” katanya.

Ia mengatakan, sejak monumen patung selesai dibangun banyak warga yang datang untuk berswafoto. Ia berharap kehadiran patung pahlawan dapat membangun rasa nasionalisme. Serta mengajak masyarakat untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan.

Ia menjelaskan tujuan pembangunan patung sang proklamator adalah bagian dari menghargai jasa pahlawan karena sudah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Ia juga menjelaskan mengapa membangun patung Presiden RI ke-7 Joko Widodo, hal tersebut didasari kerena gaya kepemimpinan Jokowi yang sederhana.

Serta mampu membangun mental rakyat kecil. “Ini menurut pribadi saya kenapa saya suka Jokowi, pertama Jokowi pernah bilang rakyat kecil itu harus berani, kedua rakyat kecil itu bisa ke istana. Jadi ketika sudah bicara seperti itu saya seperti menjadi tambah berani sebagai rakyat, karena pemimpin saja sudah bicara gitu kan,” tegasnya.

Ia menilai secara sederhana apabila seorang pemimpin sudah memberi akses terhadap masyarakat kecil, maka setiap masalah besar yang tidak dapat diselesaikan rakyat dapat mengadu secara langsung ke istana.

Ia menambahkan pembangunan kedua patung tersebut tidak ada maksud lain. Apalagi diartikan sebagai pendukung atau pengikut salah satu pertai tertentu, namun murni bentuk kecintaannya terhadap pahlawan nasional dan presiden RI Jokowi.

Dandim 0310 Sawahlunto Sijunjung Dharmasraya (SSD)  Letkol Inf Endik Hendra Sandi memberi penghargaan kepada Winoto atas partisipasinya.

“Saya mengunjungi sekaligus memberi penghargaan kepada Winoto sekaligus menyukseskan program kampung pancasila.  Kodim 0310/SSD menyematkan penghargaan Winoto sebagai warga dengan nasionalisme terbaik di Kabupaten Dharmasraya,” urainya.

Ia berharap apa yang dilakukan Winoto dapat memacu semangat untuk terus mengenang jasa para pahlawan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat karena Indonesia membutuhkan orang-orang baik. (ita) Editor : Novitri Selvia
#Patung Dua Presiden #HUT ke-77 RI #Kodim 0310 SSD #Dandim 0310 SSD #Winoto