Hal itu ditegaskan Gubernur Sumbar Mahyeldi saat Pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma (BBD) dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2022 di Embung Rawang Tinjau Kenagarian Sitiung Kecamatan Sitiung, Dharmasraya.
"Sebagai Ketua Tim Pembina TP PKK Sumatera Barat, saya ingin menyampaikan agar PKK terus berkontribusi menyukseskan program pembangunan,” tegas Gubernur.
Sekdakab Dharmasraya Adlisman mengapresiasi jajaran TP PKK Dharmasraya dan OPD karena telah mempersiapkan acara dengan baik. Kegiatan ini terlaksana merupakan kerja sama dan koordinasi serta komunikasi yang baik dari seluruh unsur-unsur terkait.
Kata Sekda, dasawisma sebagai salah satu wadah kegiatan masyarakat memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam melaksanakan dan mensukseskan 10 program pokok PKK yang pada akhirnya akan berpengaruh pada pencapaian program PKK.
Dasawisma merupakan ujung tombak keberhasilan program PKK. PKK merupakan organisasi super body dan apa saja, karena hampir semua urusan dalam kehidupan sehari-hari masuk dalam program kerja PKK. Mulai dari urusan rumah perkarangan, keturunan, kesehatan, lingkungan hidup sampai pada peran para kader PKK dalam pencegahan Covid-19 dan pencapaian vaksinasi. Keberadaannya benar-benar terasa sebagai mitra pemerintah daerah.
“Khusus untuk kami di Dharmasraya pembangunan saat ini menitikberatkan pada keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan pelaksanaan dan pengawasan pembangunan itu sendiri. Dan dengan adanya dana desa juga memberikan peluang yang besar bagi kita semua, termasuk program pokok PKK. Dimana sesuai dengan program prioritas dana desa yakni pemberdayaan masyarakat, maka PKK melalui kelompok dasawisma juga dapat berbuat lebih dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan yang produktif dan inovatif dalam rangka mendorong pemberdayaan keluarga,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga memberikan baju kerja lapangan bagi 2.783 ketua kelompok dasawisma dan secara rutin telah memberikan dana insentif bagi seluruh ketua kelompok dasawisma se-Kabupaten Dharmasraya setiap bulannya, dan sudah berjalan lebih kurang lima tahun belakangan ini.
Sekda juga berharap kegiatan ini dapat menjadikan momentum yang memiliki makna dan peran strategis khususnya dalam menjadikan keluarga-keluarga sejahtera. Sebagai unit terkecil dari masyarakat, tempat dimulainya revolusi mental karena keluarga merupakan wahana utama dalam membentuk generasi muda penerus bangsa yang berkarakter. Dan dengan semangat yang sama hendaknya dapat kembali membudayakan gotong-royong di tengah-tengah masyarakat.
“Saya berharap melalui 10 program PKK seluruh pengurus tim pengerak PKK dan juga para kader dasawisma terus berkontribusi positif, untuk mampu mempercepat terwujudnya keluarga-keluarga yang berkarakter dan bahagia. Menjadikan keluarga pelopor perubahan sebagai salah satu sumbangsih dalam mewujudkan Indonesia sejahtera dan seluruh stakeholder harus saling bersinergi. Terus berikan kontribusi yang nyata melalui program PKK, lebih focus kepada kegiatan yang bersifat implementasi. Dengan demikian selain kegiatan dasawisma dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hasilnya juga akan dapat meningkatkan capaian 10 program pokok PKK,” harap Sekda.
Ketua TP PKK Dharmasraya, Dewi Sutan Riska mengungkapkan tema yang diangkat saat ini adalah kita sinergikan 50 tahun gerakan PKK dengan pemerintah berbakti untuk bangsa berbagi untuk sesama.
“Terima kasih kepada seluruh instansi terkait yang telah membantu terlaksananya dengan baik pelaksanaan ini. Dan semoga pelaksanaan ini dapat berjalan dengan lancar dan,” ucapnya.(ita) Editor : Hendra Efison