Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalan Nasional Rusak, Bupati Dharmasraya Turun Tangan

Zulfia Anita • Kamis, 7 Agustus 2025 | 14:15 WIB

DIKEBUT: Terlihat alat berat sedang bekerja memperbaiki jalan nasional di Kabupaten Dharmasraya beberapa waktu lalu.(PEMKAB DHARMASRAYA UNTUK PADEK)
DIKEBUT: Terlihat alat berat sedang bekerja memperbaiki jalan nasional di Kabupaten Dharmasraya beberapa waktu lalu.(PEMKAB DHARMASRAYA UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Dharmasraya mengalami kerusakan, khususnya di wilayah Kecamatan Pulau Punjung.

Kerusakan bervariasi dari sedang hingga rusak parah, dan telah mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Sumatera serta membahayakan pengguna jalan.

Salah satu titik terparah berada di depan Wisma Agung, dengan lubang besar dan panjang kerusakan mencapai sekitar 30 meter. Kondisi ini menyebabkan pengendara harus berhati-hati, bahkan tak jarang harus antre untuk menghindari kendaraan dari arah berlawanan, terutama dari arah Jambi menuju Padang.

Kerusakan serupa juga ditemukan di berbagai titik lainnya, seperti di depan Apotek Ridho, SPBU Rika, Kantor Kejaksaan Pulau Punjung, kawasan Aur Duri, WR Mart, dealer Honda, Simpang Perumahan Rangkiang, Simpang Silago, hingga kawasan Kampus Unand Dharmasraya.

Menanggapi keluhan warga, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, langsung turun ke lapangan meninjau sejumlah titik kerusakan pada Selasa (5/8).

Ia segera memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk menyusun proposal pengajuan perbaikan kepada Kementerian PUPR.

Namun tanpa menunggu proposal rampung, Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sumatera V langsung bergerak cepat dan memulai perbaikan sore harinya, dimulai dari titik terparah di depan Wisma Agung.

Respons cepat ini mendapat apresiasi dari Pemkab Dharmasraya dan masyarakat pengguna jalan nasional. Dalam tinjauannya, Bupati Annisa juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap bangunan di sepanjang jalan nasional.

Ia menyebut, banyak bangunan berdiri terlalu dekat ke badan jalan dan menutup saluran drainase, sehingga memperparah kondisi kerusakan jalan.

“Pendirian bangunan di daerah aliran air harus ditertibkan. Jangan sampai drainase ditutup dengan material bangunan atau timbunan tanah,” tegasnya.

Annisa menegaskan, meskipun jalan nasional merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Jalan Nasional Wilayah V, Pemkab Dharmasraya tetap berkewajiban mengoordinasikan pelaporan kondisi lapangan.

“Jalan nasional memang bukan kewenangan langsung daerah, tapi kami tidak bisa berpangku tangan,” ujarnya.

Ia memastikan koordinasi teknis antara Pemkab dan Balai Jalan Nasional akan terus diperkuat untuk menjaga fungsionalitas jalan nasional. Annisa juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif menjaga fungsi saluran air dan tidak merusaknya. (ita)

Editor : Novitri Selvia
#Pemkab Dharmasraya #Annisa Suci Ramadhani #jalan rusak