PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan perawatan terhadap Jembatan Batanghari Sungai Langkok, sebuah jembatan rangka baja dengan bentangan sepanjang 180 meter yang telah berdiri sejak tahun 1990-an.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Catur Eby, menjelaskan bahwa jembatan tersebut merupakan aset penting milik Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang menghubungkan Nagari Sungai Langkok dengan kawasan seberang Batanghari dari SP I hingga SP IV Kecamatan Tiumang.
Menurut Catur, sejak awal dibangun hingga kini, jembatan tersebut belum pernah diperbaiki, bahkan sejak wilayah Dharmasraya masih menjadi bagian dari Kabupaten Sijunjung.
Akibat usia dan kurangnya perawatan, beberapa baut pada bagian gelagar mulai lepas. Struktur jembatan kini terasa mengalami goyangan serta getaran kuat ketika dilalui kendaraan bermuatan berat.
“Jembatan ini sudah berusia lebih dari 30 tahun dan belum pernah mendapatkan perawatan sejak awal berdiri. Beberapa baut pada gelagar mulai lepas, dan saat kendaraan besar melintas terasa goyangan serta getaran yang cukup kuat. Bila tidak segera diperbaiki tentu berisiko bagi masyarakat yang melintas,” jelas Catur, Sabtu (1/11).
Perbaikan jembatan dilaksanakan oleh CV Sahaya Bangun Perkasa sebagai rekanan pelaksana. Pekerjaan difokuskan pada pemasangan kembali baut-baut yang lepas, pengencangan struktur baja, serta pemeriksaan kekuatan rangka utama untuk memastikan keamanan dan kelayakan jembatan.
Catur menegaskan bahwa kegiatan perawatan ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, untuk mengutamakan pemeliharaan infrastruktur vital di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah.
“Ibu Bupati menekankan agar aset-aset publik seperti jembatan ini tidak diabaikan. Walaupun dalam situasi efisiensi anggaran, keselamatan masyarakat tetap diusahakan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berkomitmen melanjutkan program perawatan infrastruktur secara bertahap, terutama terhadap sarana vital yang menjadi jalur utama mobilitas warga serta penggerak ekonomi di wilayah Kecamatan Tiumang dan sekitarnya. (ita)
Editor : Novitri Selvia