PADEK.JAWAPOS.COM-Pelantikan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.
Hal tersebut disampaikan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani saat melantik dan mengambil sumpah jabatan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka yang telah dilaksanakan selama dua bulan terakhir.
“Pelantikan ini bukan hanya pengisian jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil,” kata Annisa dalam sambutannya.
Baca Juga: Jalur Padang–Bukittinggi via Lembah Anai Dibuka Terbatas untuk Mobil, Berlaku Sistem Buka Tutup
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (15/12), dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, para asisten, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Annisa menegaskan, proses seleksi terbuka dilakukan untuk memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, rekam jejak, dan kapasitas manajerial sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Kita ingin memastikan pejabat yang dilantik benar-benar memiliki kemampuan, pengalaman, serta kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.
Baca Juga: Nita Christanti Azis Minta Hentikan Pemasungan ODGJ dan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Adapun lima pejabat yang dilantik yakni Marten Yunus sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat.
Selanjutnya, Alfiandri dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, H. Reno Lazuardi sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Frinaldi sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, serta Zakirman sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Dalam arahannya, Annisa menyampaikan pesan strategis kepada masing-masing pejabat sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah yang dipimpin.
Baca Juga: Pasokan Seret, Harga Beras di Pasaman Barat Mulai Naik
Kepada Kepala Badan Keuangan Daerah, Annisa meminta agar potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimaksimalkan, tidak hanya bertumpu pada pajak dan retribusi daerah, tetapi juga melalui penguatan dan pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Penguatan fiskal daerah sangat penting agar pembangunan dapat dibiayai secara mandiri dan berkelanjutan,” tegas Annisa.
Kepada Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Annisa berpesan agar fokus pada penguatan pemasaran produk UMKM, membuka akses pasar yang lebih luas, serta mendampingi Koperasi Desa Merah Putih agar mampu berkembang dan berdaya saing.
Baca Juga: Dukcapil Dharmasraya Luncurkan Inovasi I-Niagara, Golongan Darah Terintegrasi Data Kependudukan
“UMKM harus kita dorong agar naik kelas melalui pendampingan dan akses pasar yang lebih luas,” katanya.
Sementara itu, kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Annisa menugaskan peningkatan kualitas dan kemantapan jalan dengan perencanaan jangka panjang.
“Saya minta pembangunan infrastruktur direncanakan dengan baik agar mampu menjawab kebutuhan daerah, minimal 40 persen pada tahun depan,” ujarnya.
Kepada Kepala Bapperida, Annisa menekankan pentingnya menjadikan data sebagai dasar perencanaan pembangunan, serta pemanfaatan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Kebijakan pembangunan harus berbasis data. Manfaatkan teknologi dan AI agar perencanaan lebih akurat dan efisien dari sisi pembiayaan,” kata Annisa.
Selain itu, Annisa juga berpesan kepada pejabat yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas agar membantu proses transisi kepada kepala dinas definitif.
Baca Juga: MAN Kota Sawahlunto, Pendidikan Jembatan Perdamaian-Kolaborasi
“Transisi harus berjalan baik agar program dan pelayanan publik tetap berkesinambungan,” pungkasnya.
Annisa berharap, dengan dilantiknya lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini, kinerja Pemerintah Kabupaten Dharmasraya semakin solid, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (ita)