Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Pulau Punjung Naik jelang Idul Fitri

Zulfia Anita • Minggu, 15 Maret 2026 | 11:54 WIB

Memasuki H-6 menjelang Idul Fitri 1447 H, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, mulai mengalami kenaikan.
Memasuki H-6 menjelang Idul Fitri 1447 H, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, mulai mengalami kenaikan.
PADEK.JAWAPOS.COM–Memasuki H-6 menjelang Idul Fitri 1447 H, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, mulai mengalami kenaikan.

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional tersebut pada Minggu (15/3/2026), beberapa komoditas utama seperti cabai merah, cabai hijau, dan bawang merah menunjukkan grafik peningkatan harga dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Harga cabai merah saat ini diperdagangkan di kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Angka tersebut meningkat dari harga sebelumnya yang berada di sekitar Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada bawang merah. Untuk bawang merah kualitas super, pedagang menjualnya dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp30 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai hijau kini dijual sekitar Rp50 ribu per kilogram, atau mengalami kenaikan sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan beberapa hari lalu. Sedangkan harga tomat merah turut mengalami kenaikan sekitar Rp2 ribu, sehingga saat ini diperdagangkan sekitar Rp10 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di pasar tersebut, Mus (34), mengatakan bahwa kenaikan harga mulai terasa sejak Sabtu (14/3/2026).

“Pada perdagangan hari Jumat saya masih menjual cabai merah Rp50 ribu per kilogram dan cabai hijau Rp40 ribu per kilogram. Namun sehari kemudian harga mulai naik,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Meningkatnya permintaan masyarakat biasanya menjadi salah satu faktor utama pemicu kenaikan harga di pasar tradisional.

Ia bahkan memprediksi harga cabai berpotensi kembali meningkat jika permintaan terus bertambah menjelang hari raya.

“Kalau pengalaman tahun-tahun sebelumnya, menjelang Lebaran harga cabai bisa saja tembus sampai Rp100 ribu per kilogram,” katanya.

Meski demikian, para pedagang berharap pasokan dari daerah penghasil tetap stabil sehingga kenaikan harga tidak terlalu tinggi dan masih dapat dijangkau oleh masyarakat.

Seiring semakin dekatnya perayaan Idul Fitri, aktivitas perdagangan di pasar tradisional diperkirakan akan terus meningkat, diiringi dengan potensi perubahan harga sejumlah komoditas pangan utama. (ita)

Editor : Adetio Purtama
#harga naik #Jelang Idul Fitri #harga kebutuhan pokok #Pasar Baru Pulau Punjung