Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dharmasraya Prioritaskan Perbaikan Jalan Provinsi di Musrenbang RKPD Sumbar 2027

Zulfia Anita • Kamis, 9 April 2026 | 09:46 WIB
(DOKUMENTASI PEMKAB DHARMASRAYA)
(DOKUMENTASI PEMKAB DHARMASRAYA)

PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menempatkan perbaikan dan peningkatan jalan provinsi sebagai prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Barat tahun 2027.

Bupati Annisa Suci Ramadhani menghadiri langsung forum strategis tersebut yang digelar di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (8/4/2026).

Musrenbang RKPD Sumbar 2027 dibuka oleh Mahyeldi Ansharullah, didampingi Wakil Gubernur Vasko Ruseimy. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah, pimpinan OPD, hingga tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Sumatera Barat.

Baca Juga: Barcelona vs Atletico Madrid: Cubarsí Dikartu Merah, Alvarez Cetak Gol Penentu Babak Pertama

Dalam forum tersebut, Pemkab Dharmasraya menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur jalan provinsi yang menjadi jalur vital konektivitas antarwilayah serta distribusi hasil produksi masyarakat.

Sejumlah ruas jalan strategis yang diusulkan untuk diperbaiki antara lain Simpang Koto Baru–Junction, Junction–Abai Siat (batas Jambi), Simpang Sikabau–Simpang Koto Baru, hingga Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kecamatan Koto Salak.

Ruas-ruas ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kawasan swasembada pangan, air, dan energi, sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi daerah.

Baca Juga: PSG vs Liverpool 2-0: Doué dan Kvaratskhelia Cetak Gol

Selain itu, Pemkab Dharmasraya juga mengusulkan peningkatan jalan kabupaten yang terhubung dalam koridor ekonomi dari Pulau Punjung hingga Sungai Rumbai, Koto Besar, Sitiung, dan Timpeh.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa serta menunjang pengembangan komoditas unggulan seperti padi, kelapa sawit, karet, dan sektor peternakan.

Tak hanya fokus pada jalan, usulan pembangunan juga mencakup revitalisasi pasar dan kawasan UMKM, pembangunan pabrik kelapa sawit dan biofuel, pabrik pakan ternak, serta penguatan sistem logistik melalui pembangunan gudang bongkar muat.

Baca Juga: Bank Nagari dan Satker PKP Sumbar, Dukung Program BSPS untuk Hunian Layak

Secara keseluruhan, nilai usulan yang diajukan Kabupaten Dharmasraya dalam Musrenbang RKPD Sumbar 2027 mencapai sekitar Rp157,3 miliar.

Bupati Annisa menegaskan bahwa prioritas perbaikan jalan provinsi merupakan langkah strategis dalam membuka akses ekonomi masyarakat.

“Perbaikan jalan provinsi menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi. Infrastruktur yang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga: Musrenbang Sumbar 2027, Yota Balad Dorong Sinkronisasi Program Pembangunan

Sementara itu, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam menyusun perencanaan pembangunan.

Menurutnya, keselarasan program menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Keselarasan program antara pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Dengan perencanaan terintegrasi, potensi daerah dapat dioptimalkan dan berbagai tantangan pembangunan bisa dijawab,” tegasnya. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Musrenbang RKPD Sumbar 2027 #perbaikan jalan #dharmasraya