PADEK.JAWAPOS.COM–Kasat Narkoba Polres Dharmasraya, AKP Azhamu Suwaril, menjadi narasumber utama dalam kegiatan pelatihan pencegahan dan penyalahgunaan narkoba yang digelar di Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika yang kini semakin mengancam berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda di wilayah pedesaan.
Pelatihan tersebut dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, di antaranya:
Baca Juga: Kementan Tanam Padi Serempak di 25 Provinsi untuk Antisipasi Kekeringan 2026
-
Camat Sitiung Adi Candra
-
Wali Nagari Siguntur Hamdan
-
Bamus Nagari Siguntur
-
Satres Narkoba Polres Dharmasraya
-
Bhabinkamtibmas
-
Babinsa
-
Ninik Mamak
-
Tokoh masyarakat setempat
Narkoba Sudah Menjangkau Pelosok Nagari
Dalam pemaparannya, AKP Azhamu Suwaril menegaskan bahwa peredaran narkoba kini tidak lagi terbatas di wilayah perkotaan, namun telah masuk hingga ke pelosok nagari.
“Peredaran narkoba saat ini tidak lagi mengenal batas wilayah. Bahkan sudah merambah ke nagari-nagari, sehingga dibutuhkan peran aktif seluruh masyarakat untuk melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Azhamu menjelaskan berbagai jenis narkotika yang umum beredar di Indonesia beserta dampak buruknya, baik dari sisi kesehatan, sosial, ekonomi, hingga konsekuensi hukum.
Baca Juga: Pengedar 47 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup di Padang, Tuntutan Mati Ditolak
Ia menekankan bahwa narkoba bukan hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga serta lingkungan sosial.
Masyarakat Diminta Aktif Melapor
Kasat Narkoba juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungannya.
Ia memastikan pihak kepolisian siap memberikan perlindungan kepada pelapor dan menindak tegas setiap pelanggaran hukum terkait narkotika.
Wali Nagari Apresiasi Pelatihan
Wali Nagari Siguntur, Hamdan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah nagari, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
“Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan nagari tetap bersih dari narkoba,” katanya.
Baca Juga: Diduga Terpeleset, Pria Pencari Barang Bekas Tenggelam di Banjir Kanal Alai Parak Kopi Padang
Diskusi Interaktif Bahas Ancaman Remaja
Kegiatan ini juga diisi sesi diskusi interaktif, di mana masyarakat dapat langsung menyampaikan kekhawatiran terkait berbagai persoalan di lapangan.
Salah satu isu utama yang muncul adalah kekhawatiran terhadap pergaulan bebas remaja yang berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba.
Polres Dharmasraya berencana terus menggencarkan kegiatan serupa di berbagai nagari lain sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan sehat, aman, dan bebas narkotika. (ita)
Editor : Adetio Purtama