PADEK.JAWAPOS.COM – Persaingan Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 memasuki pekan kelima dengan tensi yang semakin tinggi. Sejumlah tim berpeluang mengamankan tiket ke babak 16 besar, sementara tim lainnya akan menjalani laga penentuan demi menjaga peluang bertahan di kompetisi.
Komisaris Pertandingan DCL 2026, Imron K, mengatakan setiap pertandingan pada pekan ini memiliki arti penting karena hasilnya akan memengaruhi peta persaingan di masing-masing zona.
Menurutnya, perhatian utama tertuju ke Zona 7. Kurnia Selatan FC berpeluang menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak 16 besar apabila mampu mengalahkan Koto Gadang.
Meski demikian, Imron menilai peluang tersebut tidak akan diraih dengan mudah. Koto Gadang memang baru sekali memainkan pertandingan musim ini, tetapi hingga kini belum pernah menelan kekalahan.
Rekor tersebut menjadi modal bagi Koto Gadang untuk menghadang langkah Kurnia Selatan FC sekaligus menjaga peluang mereka tetap terbuka dalam persaingan menuju fase gugur.
Zona 5 Sajikan Duel Penentu Puncak Klasemen
Pekan kelima juga menghadirkan pertandingan yang diprediksi menjadi laga terbesar pekan ini. Di Zona 5, Tiumang FC dijadwalkan menghadapi Padukuan FC dalam duel yang mempertemukan dua tim teratas klasemen sementara.
Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Hasil laga ini diperkirakan akan menentukan siapa yang memimpin klasemen sekaligus membuka peluang lebih besar untuk melangkah ke babak 16 besar.
Imron menyebut pertandingan tersebut menjadi salah satu duel yang paling dinantikan karena mempertemukan dua tim yang tampil konsisten sejak awal kompetisi.
Sementara itu, persaingan ketat juga terjadi di Zona 3. PS Sungai Duo akan menghadapi Sitiung FC dalam pertandingan yang menentukan nasib kedua tim.
Bagi PS Sungai Duo, kemenangan menjadi syarat untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Sebaliknya, Sitiung FC datang dengan tekanan setelah mengalami tiga kekalahan beruntun.
Secara matematis peluang Sitiung FC memang masih terbuka. Namun, kekalahan pada pekan kelima akan memastikan langkah mereka terhenti di DCL 2026.
Zona 2 Masih Terbuka Lebar
Persaingan di Zona 2 juga belum menghasilkan pemuncak klasemen yang benar-benar aman.
Meski Siguntur FC masih berada di posisi atas, tim tersebut tidak menjalani pertandingan pada pekan kelima sehingga memberi peluang bagi para pesaing untuk mengambil alih posisi terdepan.
Kesempatan itu bisa dimanfaatkan PS Sungai Dareh dan Sikabau Raya FC yang sama-sama akan menghadapi tim penghuni papan bawah.
Apabila mampu mengamankan kemenangan, kedua tim berpeluang menggeser Siguntur FC dari puncak klasemen dan mengubah persaingan di Zona 2.
Imron menegaskan, setiap poin kini menjadi sangat berharga karena tidak hanya menentukan posisi di klasemen, tetapi juga menentukan nasib setiap tim dalam perebutan tiket menuju babak 16 besar.
Dengan persaingan yang semakin ketat, pekan kelima diperkirakan menjadi salah satu fase paling menentukan sejak bergulirnya DCL 2026. Sejumlah tim berpeluang semakin dekat dengan babak gugur, sementara tim lainnya harus berjuang mempertahankan harapan agar tidak tersingkir lebih awal dari kompetisi.(*)
Editor : Hendra Efison