Dharmasraya Masuk 16 Daerah Penerima Sekolah Nasional Terintegrasi, Dapat Rp250 Miliar

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 20:35 WIB
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menandatangani NPHD pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi bersama Sekjen Kemendikdasmen Suharti di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menandatangani NPHD pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi bersama Sekjen Kemendikdasmen Suharti di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Kabupaten Dharmasraya menjadi satu dari 16 kabupaten/kota di Indonesia yang telah menuntaskan seluruh tahapan administrasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) setelah Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Suharti di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Penandatanganan NPHD tersebut disaksikan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Gogot Suharnyoto serta Deputi Bidang Pendidikan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ojat Darojat.

Dalam agenda tersebut, Bupati Annisa didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya Bobby Perdana Riza.

Pembangunan SNT di Dharmasraya mendapat alokasi anggaran Rp250 miliar yang sepenuhnya dibiayai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Hingga saat ini, 16 dari 37 kabupaten/kota yang menjadi target pembangunan SNT 2026 telah menyelesaikan persyaratan administrasi melalui penandatanganan NPHD.

SNT Dharmasraya Dibangun di Koto Baru

Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program strategis nasional di bidang pendidikan yang dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026.

SNT dirancang sebagai pusat keunggulan pendidikan dengan menerapkan kurikulum berstandar internasional berbasis STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Program tersebut juga diperkuat dengan penguasaan berbagai bahasa serta pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan karakter dan daya saing global.

Pendidikan di SNT akan diselenggarakan secara terintegrasi mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.

Di Kabupaten Dharmasraya, SNT akan dibangun di kawasan Sport Center Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, menggunakan lahan milik Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan relatif berada di tengah wilayah kabupaten. Dengan lokasi itu, akses peserta didik dari seluruh kecamatan diharapkan lebih merata untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas.

Lengkapi Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Keberhasilan Dharmasraya menjadi salah satu daerah penerima pembangunan SNT merupakan hasil sinergi dan komunikasi intensif Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dengan pemerintah pusat.

Kehadiran SNT juga melengkapi keberadaan Sekolah Rakyat yang telah berdiri di Pulau Punjung dan dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi angkatan pertamanya.

Sejak awal masa kepemimpinannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah melalui berbagai program, termasuk Program Unggulan Dharmasraya Juara.

Pembangunan SNT diharapkan memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat upaya mencetak generasi Dharmasraya yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(*)

Editor : Hendra Efison
Sekolah Nasional Terintegrasi Dharmasraya pendidikan Dharmasraya SNT Dharmasraya pembangunan SNT 2026 Annisa Suci Ramadhani