Kekeringan Berdampak 64 Titik, Polres Dharmasraya Distribusikan Air Bersih

Zulfia Anita • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 12:56 WIB
Kapolres Dharmasraya bersama pemkab mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pulau Punjung, Kamis (10/9/2026).
Kapolres Dharmasraya bersama pemkab mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pulau Punjung, Kamis (10/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM—Kekeringan mulai menyulitkan warga Kabupaten Dharmasraya mendapatkan air bersih. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mencatat sekitar 64 titik terdampak kondisi tersebut.

Polres Dharmasraya turun membantu warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, bersama jajaran dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Dharmasraya Rifka Kartyana, mendistribusikan air bersih kepada warga di Kecamatan Pulau Punjung.

Polres Dharmasraya menjalankan pendistribusian air bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui BPBD.

Kemarau dan dampak siklus El Nino turut memperburuk kondisi kekeringan di sejumlah wilayah.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mengatakan pemerintah daerah melaporkan sekitar 64 titik terdampak kekeringan.

“Informasi dari Pemkab Dharmasraya, ada sekitar 64 titik yang terdampak. Untuk itu, Polres siap membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih,” kata Kartyana, Kamis (10/9/2026).

Menurut Kartyana, persoalan air bersih membutuhkan penanganan bersama karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, kepolisian berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu warga di lokasi yang membutuhkan.

Kartyana juga meminta warga menggunakan air bersih secara bijak dan menyesuaikan pemakaian dengan kebutuhan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan air bersih. Gunakan sesuai kebutuhan dan tetap sabar menghadapi kondisi ini. Jangan sampai persoalan air bersih ini mengganggu Kamtibmas. Terutama jangan sampai terjadi perkelahian karena berebut mendapatkan air,” tegasnya.

Kapolres meminta warga saling menghormati dan mengutamakan masyarakat yang paling terdampak ketika memenuhi kebutuhan air bersih.

Selain menghadapi kekeringan, Dharmasraya juga menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemkab Dharmasraya menetapkan kondisi siaga satu darurat karhutla ketika sejumlah wilayah mengalami kabut asap cukup pekat.

Kartyana meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi kabut asap cukup pekat,” katanya.

Dampak kabut asap juga memengaruhi kegiatan pendidikan. Sejumlah sekolah melaksanakan pembelajaran secara daring atau dari rumah untuk mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap peserta didik.

“Kita menghadapi beberapa kondisi sekaligus. Karena itu, mari bersama-sama menjaga kesehatan, menggunakan air dengan bijak dan menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif,” ujar Kartyana.

Polres Dharmasraya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani dampak kekeringan.

Kepolisian terutama membantu warga di wilayah terdampak yang kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Ketua Bhayangkari Cabang Polres Dharmasraya, Rifka Kartyana, mengatakan Bhayangkari ikut mendistribusikan air bersih sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kita peduli kepada warga dan bersama Polres Dharmasraya, kita siap distribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan,” ucap Rifka.

Bantuan tersebut mendapat respons positif dari warga. Lilis, 43, mengaku terbantu karena Polres Dharmasraya menyalurkan air secara gratis hingga ke rumah warga.

“Sudah lama sumur saya kekeringan. Untuk kebutuhan sehari-hari saya kadang beli atau ambil ke masjid. Dengan adanya bantuan air bersih dari Polres tersebut saya merasa sangat terbantu. Apalagi air itu diberikan secara gratis dan langsung ke depan rumah kita. Terima kasih Polres Dharmasraya dan jajaran serta Pemkab Dharmasraya,” ucap Lilis.(*)

Editor : Hendra Efison
kekeringan Dharmasraya air bersih Dharmasraya Kecamatan Pulau Punjung polres dharmasraya krisis air bersih