Dharmasraya Masuk Kategori Waspada BMKG, Potensi Hujan Lebat hingga 1 Oktober

Zulfia Anita • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 17:43 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PADEK.JAWAPOS.COM — Kabupaten Dharmasraya masuk kategori Waspada dalam peringatan dini cuaca BMKG untuk periode 29 September hingga 1 Oktober 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan berintensitas tinggi dan durasi yang cukup lama.

Peringatan dini tersebut dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau berdasarkan analisis dinamika atmosfer. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya merespons peringatan tersebut dengan meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan bencana.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menginstruksikan jajaran terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Instruksi tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison.

“Bupati menginstruksikan BPBD dan Tagana untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel maupun peralatan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kita juga meminta Camat dan Wali Nagari untuk terus memantau kondisi di wilayah masing-masing serta melaporkan setiap perkembangan yang terjadi secara cepat,” ujar Medison didampingi Kalaksa BPBD Kabupaten Dharmasraya Suherman Junaidi.

Medison meminta camat dan wali nagari memantau kondisi wilayah secara berkala, terutama daerah yang memiliki potensi atau riwayat banjir, longsor maupun bencana lainnya.

“Camat dan Wali Nagari agar terus memonitor kondisi di wilayahnya masing-masing. Apabila terdapat kejadian atau kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana, segera laporkan sehingga dapat dilakukan langkah penanganan dan antisipasi sedini mungkin,” katanya.

Masyarakat juga diminta mengenali kondisi lingkungan dan daerah rawan bencana. Jika terjadi peningkatan debit atau tinggi muka air sungai maupun muncul tanda-tanda longsor, warga diminta segera mengambil langkah pengamanan, mencari tempat aman dan mengikuti arahan petugas.

BMKG mendeteksi sejumlah pola gangguan cuaca yang aktif di wilayah Sumatera Barat. Kondisi tersebut antara lain Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuatorial, daerah pertemuan arus atau konvergensi, serta belokan angin atau shearline.

Dharmasraya Masuk Kategori Waspada

Selain Dharmasraya, sejumlah wilayah di Sumatera Barat juga berada dalam kategori Waspada, yakni Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, Padang Panjang, Pasaman, Limapuluh Kota, Sawahlunto, Sijunjung, Kabupaten Solok dan sekitarnya.

Sementara kategori Siaga meliputi Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Agam, dan Pesisir Selatan.

Pemkab Dharmasraya mengingatkan masyarakat untuk memperbarui informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas. Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan peringatan dini melalui sumber resmi BMKG, termasuk InfoBMKG dan kanal informasi Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau.

Untuk melaporkan kejadian bencana atau kondisi yang berpotensi membahayakan, masyarakat dapat menghubungi BPBD Kabupaten Dharmasraya melalui WhatsApp +62 812-7705-8276.(ita)

Editor : Hendra Efison
bmkg hujan lebat longsor Banjir Dharmasraya cuaca Dharmasraya