PADEK.JAWAPOS.COM–Upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produksi pertanian terus dilakukan di Kabupaten Dharmasraya. Salah satunya melalui gerakan tanam serempak Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) dengan target mencapai 26.750 hektare.
Gerakan tanam serempak tersebut digelar di Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan itu melibatkan unsur pemerintah, TNI, Polri, penyuluh pertanian hingga kelompok tani.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melalui Kabag Log Polres Dharmasraya AKP Agus Salem mengatakan, gerakan tanam serempak menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan produksi pangan di daerah tersebut.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar 1 Oktober: Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat
Menurutnya, salah satu hal yang didorong dalam kegiatan tersebut adalah penerapan metode pertanian modern. Pemanfaatan teknologi dan metode pertanian yang lebih efektif diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendongkrak hasil panen petani.
"Di sisi lain, peran penyuluh pertanian juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pendampingan kepada petani diperlukan agar penerapan metode pertanian modern dapat berjalan secara tepat dan memberikan hasil maksimal," kata Agus.
Selain penerapan teknologi pertanian, kelompok tani juga didorong memanfaatkan berbagai bantuan pemerintah yang telah disediakan untuk mendukung kegiatan pertanian.
Baca Juga: Hong Kong vs Kamboja Bertemu di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi 2
Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Agus mengatakan, sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, TNI, dan Polri diperlukan untuk mempercepat pencapaian target produksi pangan di Kabupaten Dharmasraya.
Gerakan tanam serempak tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu faktor yang diharapkan mampu mendorong peningkatan luas tanam sekaligus produksi pangan. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan, termasuk di Kabupaten Dharmasraya.
Baca Juga: Sidang Rida K Liamsi, Mantan Manajer Keuangan Ungkap Pengeluaran Kas Tanpa Dokumen Valid
"Keterlibatan Polres Dharmasraya dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan yang tengah didorong pemerintah. Dukungan itu tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian," jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, selain jajaran kepolisian, turut hadir unsur pemerintah daerah, TNI, Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, wali nagari, Satgas Swasembada Pangan, serta kelompok tani.
Melalui gerakan tanam serempak PM-AAS, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperluas areal tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Dharmasraya. (ita)
Editor : Adetio Purtama