Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Penyaluran Bantuan 570 UMKM Padangpariaman Tuntas

Aris Prima Gunawan • Selasa, 14 April 2026 | 11:40 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemkab Padangpariaman kembali menegaskan komitmennya dalam memulihkan perekonomian masyarakat pascabencana. Bupati John Kenedy Azis (JKA) secara resmi menutup rangkaian penyaluran bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Penyaluran tahap keempat yang digelar di Pendopo Bupati kemarin, menyasar 120 UMKM. Tahap ini sekaligus menjadi penutup distribusi bantuan yang sebelumnya telah menjangkau ratusan pelaku usaha di berbagai wilayah terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati JKA didampingi Ketua TP-PKK Nita Christanti Azis serta Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM, Hendri Satria. Dengan rampungnya tahap akhir ini, total 570 UMKM telah menerima bantuan dari 605 pelaku usaha yang sebelumnya terdata.

“Alhamdulillah, hari ini kita tuntaskan penyaluran untuk 120 UMKM. Artinya, 570 UMKM terdampak sudah kita bantu. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama para donatur dalam memulihkan ekonomi masyarakat,” ujar JKA.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi, khususnya anggota Komisi VII DPR RI dan organisasi Seruni Kabinet Merah Putih. “Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

JKA turut mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal. “Syukuri bantuan ini dan gunakan sebaik-baiknya. Yang terpenting, segera bangkit dan kembali berproduksi,” pesannya.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan Sumbar, Pusri Jamin Stok Pupuk Aman

Sementara itu, Kepala Dinas terkait, Hendri Satria, menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan dilakukan melalui tahapan yang tidak singkat, mulai dari pendataan hingga verifikasi lapangan.

“Dari 605 UMKM yang terdata, hanya 570 yang benar-benar memenuhi kriteria terdampak langsung. Kami pastikan setiap bantuan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” jelasnya.

Ia menyebutkan, penyaluran dilakukan secara bertahap, yakni 100 UMKM pada tahap pertama, 250 UMKM tahap kedua, 100 UMKM tahap ketiga, dan 120 UMKM pada tahap keempat.

Hendri juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan program khusus bagi UMKM terdampak bencana. “Bantuan ini bukan pengalihan dari program lain, melainkan hasil sinergi TP-PKK Padangpariaman dengan organisasi Seruni serta dukungan Komisi VII DPR RI,” ungkapnya.


Di sisi lain, salah seorang penerima bantuan, pedagang bakso di Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh, mengaku bantuan tersebut menjadi titik balik usahanya yang sempat terhenti akibat banjir.

“Warung kami hanyut terbawa banjir. Kami sempat tidak bisa berjualan. Alhamdulillah, dengan bantuan ini kami bisa mulai lagi dari nol,” tuturnya.

Penuntasan program ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga konsisten mengawal proses pemulihan hingga masyarakat kembali bangkit.

Pemkab Padangpariaman berharap bantuan ini tidak hanya menjadi stimulus ekonomi jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan pelaku UMKM dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (apg)

Editor : Adriyanto Syafril
#Bantuan UMKM Padangpariaman #Pemulihan Ekonomi Pascabencana #UMKM Terdampak Banjir #John Kenedy Azis #Pemkab Padangpariaman